PENGEMBANGAN WISATA: Bupati Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputra, tengah memberikan penjelasan pengembangan wisata Desa Pule, kepada Tim Penilai Penilaian Lapang Perlombaan Desa dan Kelurahan Tingkat Propinsi Jatim". (DUTA.CO/Agoes Basoeki)

MADIUN | duta.co – Penunjukan Desa Pule, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, sebagai wakil Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Jatim, memiliki berbagai keunggulan. Keunggulan inilah dianggap memiliki peluang untuk meraih terbaik dari Tim Penilai Tingkat Kabupaten Madiun.

Demikian disampaikan Bupati Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputra, saat menerima Tim Penilai “Penilaian Lapang Perlombaan Desa dan Kelurahan Tingkat Propinsi Jatim” di Desa Pule, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, Kamis (1/7/2021).

“Sejumlah inovasi dilakukan, baik dari kabupaten hingga tingkat desa sendiri mampu menciptakan tidak hanya pemerintahan makin baik. Partisipasi masyarakat dalam pembangunan, lingkungan menjadi baik, kehidupan sosial hingga ekonomi juga tambah baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dari pemerintahan dengan penerapan teknologi informasi, kinerja bisa terpantau, begitu juga program kemasyarakatan. Keberadaan BUM Des, koperasi, kesehatan, keamanan, peran PKK dan masyarakat jelas terlihat. Dari keamanan kurun beberapa tahun terakhir tidak ada gangguan.

Disusul, imbuhnya, kesehatan kurun 3 tahun terakhir tidak ibu melahirkan dan bayi baru lahir meninggal. Kebersihan lingkungan, keberadaan Bank Sampah dipelopori PKK, bisa memberikan tambahan penghasilan dan lingkungan menjadi sehat. Peningkatan pendapatan desa makin melonjak dengan keberadaan Kampung Wisata Ceria Pule (KWCP).
KWCP tidak hanya meningkatkan pendapatan asli desa saja, tambahnya, peningkatan ekonomi masyarakat makin terasa. UMKM bisa berkiprah, menyerap tenaga kerja masyarakat desa sendiri, pengrajin pun bergairah. Kebetulan lagi, Desa Pule, berbatasan langsung dengan Kabupaten Magetan dan Kabupaten Ngawi.

“Jelang penilaian, Kepala Desa Pule (Anton Setioko) terpapar Covid-19 dan tengah menjalani isolasi mandiri. Terhadap mereka terlibat lomba langsung tes, terbukti mereka dinyatakan positif untuk isolasi mandiri,” jelas Bupati Madiun lagi.

Sedangkan, Ketua Tim Penilai Lapang Heru Suseno mengatakan berkat jaminan Bupati Madiun, pihaknya jadi turun melakukan penilaian. Pihaknya, perlu langsung turun ke lapangan, untuk melihat dari dekat hingga mengecek data sebelumnya dipaparkan di Propinsi Jatim.

“Kami berencana melakukan penilaian jarak jauh, tapi tidak mungkin melalui video call sangat terbatas. Terima kasih, atas tindakan cepat Bupati Madiun dan jajaran, kami merasa aman dalam melakukan penilaian lapang secara langsung,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Joko Lelono mengatakan Desa Pule dalam 2 tahun terakhir mengalami perkembangan pesat dalam berbagai hal.

“Perkembangan itulah, seperti disampaikan Pak Bupati Madiun, Desa Pule diharapkan punya daya saing merah terbaik,” ujarnya. (ags)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry