MENANG : Mas Dhito bersama KH. Anwar Mansur didampingi para Pengasuh MHM Lirboyo (istimewa/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Dukungan tokoh ulama kepada Hanindhito Himawan Pramana dan Dewi Mariya Ulfa, kali ini disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Madrasah Hidayatul Mubtadiin (MHM) Lirboyo, pada Minggu malam. Dua sosok kyai sepuh, KH. Anwar Mansur dan KH. Kafabihi Mahrus memberikan doa restu dan berharap kepada calon bupati untuk amanah dan mampu membawa Kediri menjadi lebih baik.

Dihadiri sejumlah pengasuh ponpes, calon bupati akrab disapa Mas Dhito secara khusus sowan kepada Mbah Kyai Anwar. Pesan khusus pun disampaikan kepadanya dan Mbak Dewi, sapaan akrab calon wakil bupati. Untuk selalu mendekatkan diri kepada Alloh dan para ulama serta tokoh agama lainnya di Kabupaten Kediri. “Kemarin kami sowan ke Ponpes Lirboyo,bahwa  silahturahmi itu penting dan meminta doa restu. Pengaruh alumni Pondok Lirboyo hingga ke Kabupaten Kediri,” ungkap Mas Dhito saat dikonfirmasi Senin (30/11).

Bahkan secara khusus, Mas Dhito didoakan oleh dua ulama sepuh agar mampu memenangkan Pilkada digelar 9 Desember nanti. “Ada beberapa amanah yang disampaikan, termasuk menyampaikan soal dampak bandara. Bahwa yang bisa membentengi bandara ini, keberadaan pondok pesantren bersama para santri dan alumninya,” imbuh Mas Dhito.

Mewakili pihak pengasuh, KH. An’im Falachudin Mahrus menyampaikan kesan bahwa sosok calon bupati ini sangat ramah dan mudah bergaul serta tidak terlalu menerapkan protokol birokrasi. Sosok Anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa Dapil Jawa Timur VI menyakini pasangan anak muda ini mampu membawa Kabupaten Kediri seiring dengan proyek nasional.

“Alhamdullilah kesan didapatkan, beliau ramah dan mudah bergaul dan tidak terlalu birokratif. Dia fleksibel dan supel, harapan kita merupakan pasangan anak muda yang ditunggu masyarakat di Kabupaten Kediri. Akan ada bandara dan jalan tol, semoga Mas Dhito yang muda bisa lebih memajukan. Bahwa banyak pondok pesantren selain Lirboyo, ada Pondok Ploso, Pondok Sumbersari hingga LDII. Semua harus dirangkul seluruh kalangan pondok pesantren. Juga sejumlah pabrik besar seperti Gudang Garam, untuk bagaimana mampu membawa kesejahteraan warga,” ucap Gus An’im sapaan akrabnya. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry