JOMBANG | duta.co – Penampakan situasi di gerbang Kantor Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jombang, nampak ada yang berbeda dibanding hari biasanya. Pasalnya, tamu yang hendak masuk, selain harus melapor ke petugas, juga harus menjalani pemeriksaan, termasuk barang yang dibawanya.

Tidak hanya itu, tamu juga dicek secara seksama dan diminta meninggalkan identitas diri, seperti KTP atau SIM. Pengamanan itu dilakukan, karena pasca adanya penyerangan di Mabes Polri oleh oknum yang tidak bertanggungjawab beberapa hari lalu.

“Ini kami lakukan karena demi keselamatan bersama dan sebagai antisipasi. Karena pasca adanya insiden yang terjadi di Mabes Polri beberapa waktu lalu,” kata AKP Rudi Purwanto, Kasatlantas Polres Jombang, saat dikonfirmasi duta.co, Kamis (8/4/2021).

Dijelaskannya, dalam pemeriksaan tamu tersebut anggotanya harus memeriksa barang bawaan, setiap tamu di Satlantas Polres Jombang juga diperiksa indentitasnya dan ditanyakan keperluannya.

“Selain meminta dan meninggalkan kartu identitas, setiap tamu ditanyakan keperluannya. Ditambah lagi, di belakang pintu gerbang, juga dipasang palang pintu untuk kendaraan roda 4 atau lebih, untuk mengecek kendaraan yang keluar masuk ke dalam kantor Satlantas Polres Jombang,” jelasnya.

Dengan pengamanan yang diperketat, Rudi menjamin tidak mengurangi pelayanan untuk masyarakat. Petugas tetap akan memberikan pelayaan maksimal. Tentu itu dilakukan demi kepentingan dan kenyaman masyarakat Jombang.

“Perketatan keamanan ini tidak mempengaruhi pelayanan terhadap masyarakat. Buktinya, animo masyarakat yang mengurus SIM juga tidak terganggu atau masih berjalan dengan normal. Dan petugas penjagaan pun sangat ramah dan murah senyum pada setiap tamu yang datang,” terangnya.

Selain menempatkan petugas, pihaknya juga melengkapi kamera CCTV untuk memonitoring aktivitas keluar masuknya setiap orang tamu yang datang.

“Ini sengaja kami lakukan, demi keamanan dan keselamatan bersama,” tandasnya.

Terpisah, Alghoni (30) warga Desa Tengaran, Kecamatan Peterongan, dirinya mengaku heran dengan pemandangan yang tak biasanya. Namun, ia juga mengapresiasi langkah yang di lakukan oleh Kasatlantas Polres Jombang, atas penjagaan yang ketat, tapi pelayanan yang diberikan masih sangat memuaskan.

“Awalnya si kaget, karena tidak seperti biasanya. Saya ditanya juga keperluan, di suruh cuci tangan, lepas jaket, meninggalkan KTP, setelah itu bisa masuk. Dan saya juga mengapresiasi kinerja Kasatlantas yang baru, karena meskipun penjagaan diperketat, pelayanan yang diberikan masih bagus. Dan mungkin ini juga, untuk keamanan karena adanya penyerangan yang terjadi di kantor Mabes Polri,” pungkasnya. (dit)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry