
SURABAYA | duta.co – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya, khususnya Program Studi Pendidikan Biologi, melaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat.
Pengmas itu bertema “Pengembangan Model Pembelajaran PAIKEM GEMOI untuk Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Implementasi SDGs 3”.
Penelitian ini dilakukan bekerja sama dengan MGMP IPA Kota Surabaya, yang diketuai oleh Sufiah Indrawati Mudhar, M.Pd, dan melibatkan 90 guru IPA dari berbagai sekolah di Kota Surabaya.
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Senin, 17 Juni 2025, dan merupakan bagian dari upaya peningkatan profesionalisme guru sekaligus kontribusi nyata dunia pendidikan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-3, yaitu Good Health and Well-being.
Ketua tim peneliti sekaligus pembicara utama adalah Dr. Sifak Indana, M.Pd., dosen Pendidikan Biologi FMIPA UNESA. Beliau menekankan bahwa model pembelajaran PAIKEM GEMOI—yang merupakan akronim dari Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, Menyenangkan – Gembira, Menarik, Orisinal, dan Inspiratif—dirancang untuk membangun pengalaman belajar yang bermakna dan relevan dengan isu global seperti kesehatan, kebersihan lingkungan, serta kesejahteraan peserta didik.
Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah akademisi dan praktisi pendidikan sebagai narasumber, antara lain:
• Dr. Dian Permatasari Kusuma Dayu, M.Pd.
• Dr. Nur Ainiyah, S.Pd.I., M.Pd.
• Sari Itriyaningsih, S.Pd., M.Pd., M.Sc.
• Dwi Setyo Pratiwi, S.Pd., M.Ed.
• Dr. Atan Pramana, M.Pd.
• Dr. Adi Maladona, M.Pd.
Turut terlibat pula dua mahasiswa Pendidikan Biologi UNESA, Wahyu Baiitulloh dan Anjonis, yang berkontribusi dalam kegiatan pendampingan, dokumentasi, serta pengolahan data penelitian.
Selama kegiatan, para peserta tidak hanya menerima materi tentang pendekatan PAIKEM GEMOI dan integrasi SDGs dalam pembelajaran, tetapi juga mengikuti sesi praktik penyusunan RPP berbasis model tersebut. Di akhir kegiatan, guru-guru menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) untuk diimplementasikan dalam pembelajaran IPA di sekolah masing-masing.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para guru peserta yang merasakan manfaat langsung dalam penguatan kompetensi pedagogik dan wawasan global.
Harapannya, model PAIKEM GEMOI dapat direplikasi di berbagai jenjang pendidikan sebagai langkah strategis membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing global. ril/lis