Yudi Ayubchan. (FT/DOK)

KEDIRI | duta.co – Jelang Musyawarah Cabang (Muscab) yang akan digelar serentak di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, pendaftar calon Ketua DPC Demokrat Kota Kediri masih sepi peminat. Hal itu terlihat tidak adanya kandidat pendaftar di hari terakhir sejak dibukanya pendaftaran tanggal 18 Mei dan ditutup 20 Mei.

Penanggungjawab panitia pendaftaran, Yudi Ayubchan, mengatakan, sejak dibukanya pendaftaran masih belum ada kandidat calon yang mendaftarkan diri ke Kantor DPC Demokrat Kota Kediri.

“Sampai detik ini belum ada yang mendaftar. Jadi sementara ini masih kosong,” ujarnya, Jumat (20/5/2022).

Ayub menjalaskan, ada dua mekanisme pendaftaran kandidat calon Ketua DPC. Pertama, calon bisa mendaftarkan diri melalui DPC setempat dan kedua bisa langsung mendaftarkan diri di DPD Jawa Timur.

“Untuk pendaftarannya bisa di DPC atau DPD. Untuk DPC ditutup sampai pukul 15.00 WIB hari ini. Sedangkan di DPD ditutup sampai pukul 24.00 WIB,” jelasnya.

Kendati demikian, jika tidak ada calon yang mendaftarkan diri meski jadwal pendaftaran sudah ditutup, maka DPC akan menyurati DPP untuk meminta perpanjangan waktu.

“Jika tidak ada yang mendaftar, secara otomatis nanti akan diberikan waktu perpanjangan. Hal itu untuk mendorong calon yang sudah siap untuk segera melakukan pendaftaran,” imbuhnya.

Sementara itu, syarat untuk mendaftar menjadi kandidat calon ketua harus wajib mengantongi dukungan minimal 20 persen pemilik suara dah di DPC.

Untuk pelaksanaan Muscab serentak tahap pertama akan dilaksanakan di Surabaya, Jumat 27 Mei 2022 nanti. Para kandidat akan terlebih dahulu ditetapkan menjadi calon ketua. Selanjutnya, akan digelar fit and propertest yang dilakukan BPOKK DPD dan DPP secara online.

Selanjutnya, para kandidat tersebut akan menjadi bahan pertimbangan oleh Tim 5. Tim tersebut yakni 3 dari DPP dan 2 dari DPD. Setelah itu DPP yang akan mengeluarkan SK Ketua DPC terpilih secara resmi.

Adapun kabupaten/kota yang akan menggelar Muscab serentak tahap satu yaitu Kabupaten Banyuwangi, Situbondo, Jember, Lumajang, Bojonegoro, Kota Kediri, Kabupaten Blitar, Malang, Tulungagung, Pamekasan, Sumenep, Bondowoso, Tuban, Kota Pasuruan, Kabupaten Kediri, Kota Batu, dan kota Blitar. (bud)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry