KNPI : Pemuda Kota Kediri menggelar pernyataan sikap atas maraknya aksi terorisme (Nanang Priyo)

KEDIRI | duta.co — Kejadian pengeboman dan penyerangan secara radikal di sejumlah tempat di Indonesia, mengundang rasa keprihatinan mendalam bagi para Pemuda Kota Kediri, saat menggelar pernyataan sikap di Kantor Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Kediri, Rabu (16/5). Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan memberikan penghormatan kepada Sangsaka Merah Putih.

Sesuai isi Sumpah Pemuda dan para pemuda diberi amanah untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa ini, menjadikan dasar perwakilan 41 organisasi kemasyarakatan pemuda se – Kota Kediri, bersama Forum Komunikasi OSIS, komunitas dan Pengurus Karang Taruna Kota Kediri, merupakan bagian dari anak bangsa memberikan pernyataan sikap atas kejadian teror bom dalam 2 hari ini.

Dalam kata sambutannya, Ketua DPD KNPI Kota Kediri, Reza Darmawan, menyerukan kepada seluruh pemuda di negeri ini, untuk saling bergandengtangan menjaga keutuhan bangsa dan negara. “Bahwa kasus terorisme dan radikalisme ini merupakan virus bagi pemuda dan ini harus dilawan karena mengancam persatuan dan kesatuan bangsa dan negara,” jelasnya.

Selanjutnya, undangan yang hadir sepakat menyusun pernyataan sikap diantaranya, pertama turut berbelasungkawa yang sedalam – dalamnya kepada para keluarga korban dan semoga Alloh Yang Maha Esa menerima amal ibadahnya. Kedua, mengecam keras tindakan biadab pelaku teror bom bunuh diri karena menciderai nilai – nilai perikemanusiaan yang mengajarkan kelangsungan hidup, kasih sayang dan cinta kepada sesama

Ketiga, sebagai generasi muda yang tak lupa pesan Sumpah Pemuda dengan menolak paham radikalisme, ekstrimisme dan terorisme. Sumpah Pemuda merupakan api sejarah NKRI berdiri dan terorisme adalah virus yang merongrong dan meruntuhkan bangunan NKRI. Maka kepada aparat keamanan dan pertahanan negara untuk menumpas terorisme hingga ke akar–akarnya

Keempat, kepada pemimpin masyarakat di semua tingkat, mohon bersama – sama menegakkan keadilan dan menghilangkan kesenjangan agar tercipta negara yang aman, sejahtera sentosa, adil dan makmur. Pernyataan terakhir, mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan negara dengan berdasar Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945. (nng)

Tinggalkan Balasan