
LAMONGAN | duta.co – AFH (21), warga Desa Sogo, Kecamatan Babat, menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tidak dikenal di Jalan Raya Babat–Lamongan, tepatnya di Desa Plaosan, Kecamatan Babat, pada Minggu (7/9/2025) sekitar pukul 18.30 WIB.
Akibat kejadian tersebut, AFH mengalami luka robek di bibir serta pendarahan pada hidung setelah dipukuli secara bersama-sama.
Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Rizky Akbar Kurniadi melalui Kanit 1 Pidum Iptu Sunandar menjelaskan, peristiwa bermula saat korban berboncengan dengan temannya mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125 menuju Surabaya untuk bekerja.
“Sekitar pukul 18.30 WIB, saat melintas di lokasi kejadian, korban tiba-tiba dihadang oleh sekelompok pemuda yang diperkirakan berjumlah sekitar 30 orang. Tanpa alasan yang jelas, mereka langsung memukuli korban menggunakan tangan kosong,” terang Sunandar, Rabu (17/9/2025).
Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka cukup serius. Setelah melakukan pemukulan, para pelaku melarikan diri ke arah timur.
Namun, anggota Polsek Babat yang bergerak cepat di lapangan berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku.
Keduanya yakni DAK (20), warga Jalan Tengger Rejo Mulyo, Kelurahan Kandangan, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya, serta APS (24), warga Desa Turi, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan.
“Kedua terduga pelaku sudah kami amankan di Polres Lamongan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” tegasnya.
Korban kini telah mendapatkan perawatan medis atas luka yang dialaminya. Pihak kepolisian masih terus memburu pelaku lainnya yang hingga kini berstatus buron.
“Untuk pelaku lainnya sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan masih dalam pengejaran,” pungkas Sunandar. (ard)





































