MATARAM | duta.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat kerjasama dengan sejumlah daerah lain, termasuk Provinsi Nusa Teggara Barat (NTB). Salah satu kegiatan yangvdilakukan adalah Pemprov Jatim berkunjung ke Pemprov NTB.

“Kami berharap lewat kunjungan ini kerjasama dan sinergitas antara Pemprov Jatim dengan Pemprov NTB akan semakin meningkat,” ungkap Aries sapaan lekat Kabiro Humpro Setda Prov. Jatim saat pertemuan dengan Biro Humpro Prov. NTB di Kantor Gubernur NTB, Jl. Pejanggik, Mataram, Rabu(16/10).

Kunjungan ini juga melibatkan para pewarta yang biasa meliput di lingkungan pemerintahan Provinsi Jatim.

Dalam pertemuan ini, Aris menjelaskan bagaimana hubungan pemprov jatim dengan wartawan dalam mendiseminasi informasi ke masyarakat. Sehingga sejumlah kegiatan pelayanan dan infomasi bisa diketahui oleh publik.

Aries berharap, Biro Humas dan Protokol Setda Prov. NTB juga bisa melakukan kunjungan ke Jatim beserta Pokja Wartawannya. Apalagi, Jatim merupakan ekonomi terbesar kedua setelah DKI Jakarta. Banyak potensi yang ditawarkan di Jatim, baik di sektor industri maupun pariwisata.

“Saya yakin kedatangan kami bersama Pokja Wartawan Pemprov Jatim ini akan mampu meningkatkan PAD NTB. Sekali lagi kami tunggu kedatangannya di Jatim,” pungkas Aries disambut tepuk tangan semua yang hadir.

Kunjungan kerja ini sendiri dilaksanakan untuk melihat pengembangan dan potensi pariwisata di wilayah NTB. Mulai dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika serta melihat kesiapan pembangunan sirkuit Moto GP. Selain itu, juga melihat pembangunan yang dilakukan Pemprov NTB pasca gempa setahun lalu di kawasan Gunung Sari, Kab. Lombok Barat.

Sementara itu, Kepala Biro Humas Protokol NTB Najamuddin Amy menyampaikan, apresiasi atas dipilihnya Pemprov NTB untuk lokasi kunjungan Pokja Wartawan Pemprov Jatim. Bahkan, ia yakin dengan belajar dari Pemprov Jatim wilayahnya akan semakin maju dan berkembang.

“Kami selalu banyak belajar dari Jatim, dan beberapa kali Jatim juga menjadi acuan kami dalam pengambilan keputusan,” tukas Najam sapaan akrab Kabiro Humpro NTB.

Dirinya juga menceritakan progres proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika berjalan mulus, bahkan dijadwalkan akhir Oktober ini, Presiden Jokowi akan melaksanakan ground breaking kawasan yang juga diproyeksikan untuk sirkuit Moto GP ini.

Persiapan infrastruktur sirkuit ini telah berjalan lancar. Baik pembangunan jalan, sarana kesehatan, maupun pembebasan lahan untuk kawasan ini.

“Sehingga tidak ada persoalan seluruh yang terkait dengan infrastruktur pendukung untuk mensupport dari MotoGP 2021,” ujarnya.

Najamudin menuturkan, progres infrastruktur yang ada di kawasan Mandalika, sampai dengan sejauh ini pembangunan tahapan awal masih mencapai 30% – 40% sudah mulai di laksanakan. Kemudian pembangunan infrastruktur juga sudah mulai juga di dilaksanakan. (Zal)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry