
MOJOKERTO | duta.co –– Pemerintah Kota Mojokerto menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jaring pengaman sosial. Setelah menyalurkan bantuan sosial (bansos) bagi abang becak dan penyandang disabilitas, kini bertempat di Sabha Kridatama, Rumah Rakyat, Pemerintah Kota Mojokerto menyalurkan bantuan uang tunai kepada anak yatim/piatu nonpanti, Rabu (4/3/2026).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi Plt Kepala Dinsos P3A Kota Mojokerto Farida Mariana bersama sekretarisnya Agustuti Rosyid dan sejumlah pejabat lainnya hadir menyampaikan langsung bantuan dan berdialog dengan penerima manfaat.
Salah satu penerima, Zafrina, usia 13 tahun, menyampaikan terima kasihnya kepada Wali Kota. “Terima kasih Bu Wali, semoga Bu Wali sehat selalu,” ucapnya riang.
Zafrina yang tinggal bersama mbahnya di Ngawi dan bersekolah di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Ngawi mengaku bahwa uang bantuan yang diterimanya akan digunakan untuk membantu mbahnya serta untuk keperluan sekolah.

“Sebagian akan saya gunakan untuk membeli baju hari raya,” katanya sumringah. Tampak kebahagiaan di raut wajahnya yang elok. Kulit putih, ditambah tahi lalat yang menempel di dagu, semakin mempercantik wajah gadis belia ini.
Hal yang sama juga diucapkan Galuh, warga Kranggan. “Terima kasih Bu Wali, semoga bermanfaat,” ucapnya diiringi senyum kebahagiaan yang tersungging di bibirnya.
Sepeninggal papanya, kini ia tinggal bersama mamanya yang berkerja di pabrik. Saat ini Galuh sedang menempuh pendidikan di SMK Kesehatan Surodinawan.
“Uangnya (uang bantuan) untuk keperluan sekolah. Sebagian untuk keperluan lebaran,” katanya tersipu-sipu.
Di hari yang sama, bersinergi dengan PT Pos Indonesia, bantuan bagi lansia kurang mampu disalurkan secara rutin menjelang Idulfitri.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Subarningsih di rumahnya yang berlokasi tepat di samping Kantor Kelurahan Magersari, Kamis (5/3).
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita itu menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga lanjut usia yang membutuhkan perhatian lebih, khususnya menjelang lebaran.
“Kami ingin memastikan para lansia di Kota Mojokerto dapat menyambut Idulfitri dengan lebih tenang dan bahagia. Bantuan ini mungkin tidak besar, tetapi kami berharap bisa meringankan beban kebutuhan sehari-hari, terutama di momen Ramadan dan menjelang hari raya,” tuturnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinsos P3A Kota Mojokerto Farida Mariana menyampaikan, penerima bantuan anak yatim/piatu nonpanti berjumlah 193 orang. “Masing-masing mendapatkan uang tunai sebesar Rp 1 juta,” katanya.
Sedangkan untuk lansia, tahun ini sebanyak 1.077 lansia menerima bantuan uang tunai sebesar Rp 500 ribu. “Uangnya langsung dikirimkan ke rumah masing-masing penerima oleh petugas pos,”
Melalui berbagai bantuan ini diharapkan akan membantu mencukupi kebutuhan bagi penerima, khusunya untuk Idul Fitri. (ywd)




































