Bupati memotivasi pelajar yang divaksin di Puskesmas Tiris dan Krucil (duta.co/dok)

PROBOLINGGO | duta.co – Vaksinasi bagi remaja dan pelajar di Kabupaten Probolinggo mulai dilaksanakan. Memantau proses vaksinasi itu, Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari mendatangi 2 lokasi vaksinasi.

Tantri ditemani Koordinator Penegakan Hukum Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo, Ugas  Irwanto, menuju Puskesmas Tiris dan Puskesmas Leces.

Nampak remaja mulai dari umur 12  hingga 17 tahun mendatangi tempat vaksinasi tersebut untuk disuntik vaksin jenis Sinovac dosis pertama.

Satu per satu dari mereka mendaftarkan diri dan melakukan SOP untuk vaksinasi kemudian disuntik. Setelahnya, mereka diarahkan untuk menunggu selama 30 menit dikhawatirkan ada gejala pasca suntik vaksin.

Saat memantau vaksinasi itu, Bupati menyebut, monitoring ini dilakukan untuk menindaklanjuti PPKM Level 3 di Kabupaten Probolinggo. Tantri juga ingin mengetahui kondisi masyarakat di tengah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Di sini saya mengajak masyarakat untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan, terutama dalam hal pemakaian masker dan vaksinasi,” katanya.

Sementara itu, di hari yang sama Pemkab juga memotivasi vaksinasi bagi remaja dan pelajar di Kecamatan Leces. Di lokasi itu, Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi turut hadir.

Menurut Kapolres, pencanangan percepatan vaksinasi Covid-19 untuk kalangan orang dewasa dan remaja ini dilakukan karena penularan virus Covid-19 yang cukup tinggi di Kabupaten Probolinggo.

Vaksinasi bagi remaja ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesehatan anak dan mencegah penularan virus Covid-19.

Vaksinasi untuk kalangan pelajar dan remaja di Kabupaten Probolinggo sendiri telah dilaksanakan pertama kalinya di Balai Desa Kalisalam Kecamatan Dringu dengan jenis vaksin Sinovac, Senin (19/7/2021) lalu.

Pelayanan ini juga dilakukan secara mobile di desa-desa lain dan di sekolah-sekolah sesuai jadwal yang ditentukan. hul/adv

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry