JOMBANG| duta.co – Pemerintah Kabupaten Jombang memperkuat komitmen pelayanan kesehatan dan pemberdayaan lanjut usia (lansia). Upaya tersebut ditegaskan dalam Seminar Kesehatan Lansia untuk memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 di Pendopo Kabupaten Jombang, Senin (12/10/2026).

Kegiatan yang digelar Pemkab Jombang bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang itu dibuka Wakil Bupati Jombang Salmanudin, mewakili Bupati Warsubi, S.H., M.Si. Seminar mengusung tema “Lansia Sehat dan Mandiri, untuk Indonesia Berdaya”, dengan tujuan mewujudkan lansia yang SMART, yakni sehat, mandiri, aktif, dan produktif.

Dalam sambutan Bupati Warsubi yang dibacakannya, Salmanudin menegaskan bahwa lansia bukan beban pembangunan, melainkan bagian penting dari masyarakat yang memiliki pengalaman, kebijaksanaan, dan kontribusi berharga.

“Lansia bukanlah beban pembangunan, melainkan aset dan sumber kebijaksanaan yang perlu dijaga, dihormati, dan diberdayakan,” tegasnya.

Menurut Salmanudin, peningkatan kualitas hidup lansia membutuhkan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan. Karena itu, Pemkab Jombang berkomitmen memperkuat peran posyandu lansia, skrining kesehatan rutin, pendampingan keluarga, serta edukasi perilaku hidup sehat. Puskesmas dan kader kesehatan, lanjutnya, menjadi garda terdepan dalam memantau kondisi lansia, memberikan edukasi, serta mendeteksi dini potensi gangguan kesehatan.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan keluarga agar pelayanan serta pemberdayaan lansia berjalan optimal.“Kita perkuat sinergi untuk mewujudkan Kabupaten Jombang yang ramah lansia. Semoga para lansia tetap sehat, mandiri, bermartabat, dan bahagia,” ujarnya.



Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, mengingatkan bahwa peringatan HLUN bukan sekadar agenda tahunan, tetapi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap orang tua dan warga lanjut usia.

Menurut dia, lansia menyimpan pengalaman hidup dan nilai-nilai berharga yang dapat menjadi pelajaran bagi generasi berikutnya.“Dari Bapak dan Ibu sekalian, kita belajar keteguhan, kesabaran, dan kerja keras. Nilai yang tidak selalu kita temukan di dalam buku,” ungkapnya.

Yuliati mengajak masyarakat memulai kepedulian dari lingkungan keluarga. Perhatian sederhana, seperti menyapa, mendengarkan cerita, dan menemani orang tua, dinilai memiliki arti besar bagi kebahagiaan lansia.

Seminar tersebut menghadirkan narasumber Umi Hanik Mardiyana, S.Kep.Ns., Ftr., dan Sri Wahyuningsih, S.Gz., M.Gizi, dengan moderator Ona Oktalina, S.Gz., MPH.

Dalam rangkaian Jombang Fest 2026, TP PKK Kabupaten Jombang juga menghadirkan Festival Lansia Cantik dan Bugar sebagai ruang bagi lansia untuk berkumpul, beraktivitas, serta menjaga kebugaran.

Selain seminar, Pemkab Jombang melalui Dinas Kesehatan, RSUD, dan TP PKK menyiapkan kegiatan lanjutan yang terbuka untuk umum dan gratis bagi masyarakat lansia. Agenda tersebut meliputi Senam Sehat Lansia pada Selasa, 20 Oktober 2026, mulai pukul 06.00 WIB di Alun-Alun Kabupaten Jombang, serta Lomba Lansia Cantik dan Bugar dan pemeriksaan kesehatan.

Masyarakat diimbau mengajak orang tua, kakek, nenek, maupun kerabat lanjut usia untuk mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Melalui upaya ini, lansia diharapkan tetap sehat, aktif, mandiri, dan memiliki kesempatan menjalani kehidupan yang bermartabat. (din)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry