SEPAKAT: Saat menyepakati bersama antara  pemkab bondowoso dengan ketua toko, ketua paguyuban usai rapat bersama di  kantor sekda (duta.co/haryono)

BONDOWOSO | duta.co -Plt Sekretaris Daerah (Sekda) bersama dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Ketua Pertokoan dan ketua Payuban Kabupaten Bondowoso  menyepakati untuk menempati pasar induk yang baru dan menargetkan pembangunan Pasar Induk Bondowoso rampung  sebelum tanggal (19/04/2018) mendatang.

Hal tersebut disampikan Plt Sekda Bondowoso Drs. H. Karna Suswandi mengatakan, pertemuan tersebut merupakan silaturahmi dari pengurus paguyuban yang baru, yang mana mereka telah bermusyawarah  untuk menempati pasar induk yang baru.

“Kami pemerintah daerah disini menerima  ini dengan sebaik-baiknya, karena bagaimanapun paguyuban ini kita harapkan mampu menjembatani keperluan pedagang dengan pemerintah, dan pemkab akan merencanakan pemeindahan tersebut pada 19 april mendatang “ ujar karna . Senin (12/3) kemarin di kantornya.

Dan dengan adanya pembangunan pasar yang masih belum rampung Lanjut Karna, yang masih belum selesai di harapkan dapat terselesaikan sebelum  tanggal tersebut dan semua pedagang sudah bisa pindah dengan tenang .

Pemkab yang sebelumnya sudah melakukan musyarawarah oleh (Diskoperindag) dan semua sudah kita sepakati bahwa tidak ada pengundian tempat, tetapi akan dikembalikan ketempat masing-masing dan balik nama kios itu semua gratis.

“Diskoperindag sebelum pemindahan pedagang ini sudah melakukan musyarawah dengan dengan ketua paguyuban dan ketua toko menyepakati untuk tidak mengundi tempat, akan tetapi di kembalikan ketempat semula dan apabila mau balik nama kios tanpa di pungut biaya gratis dan mengenai retribusi itu tetap dikenakan sesuai dengan peraturan daerah,” imbuhnya

Menurutnya , untuk teknis pemindahan pedagang itu nanti pedagang yang sudah terakomodir di data base diskoperindag jadi itu yang harus kita lakukan terlebih dahulu, dan pemkab bukannya tidak mau mengakomodir karena memang kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan.

Sementara itu, ketua pertokoan Alwi berharap jalan yang ada di Teuku umar dan wahid hasim dapat berjalan seperti sediakala dan kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah terutamanya kepada pak Sekda dan Bupati Bondowoso,

“Karena dengan adanya stand di jalan teuku umar selama ini sangat mengganggu mulai dari pendapatan pertokoan dengan rencana pemkab bondowoso untuk penempatan pasar induk yang baru ini bisa berjalan dengan lancar dan bisa berjalan seperti semula” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh ketua paguyuban, semua aspirasi yang sudah di usulkan oleh pedagang terhadap pemerintah daerah ini sudah terserap dan bisa terealisasi dengan baik, dan kami menguatkan kembali jalinan silaturahmi dengan pemkab.

“Semuanya sudah kita sepakati oleh pemerintah daerah, karena sebelumnya memang sudah menyepaki antara pedagang pasar  dan pemkab utamanya pak sekda bahwa kita pada tanggal 19 april ini akan menempati pasar induk yang baru,” pungkasnya. (yon)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.