BOJONEGORO | duta.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melakukan langkah strategis dengan mengusulkan data kebutuhan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2022 untuk formasi guru kepada Pemerintah Pusat.

Usulan tersebut, disampaikan Bupati Anna Mu’awanah bersama Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Bojonegoro, A’an Syahbana, Kepala Dinas Pendidikan, Nur Sudjito saat bertemu di kantor Kemenpan RB.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bojonegoro, A’an Syahbana mengatakan, rombongan dari Pemkab Bojonegoro tersebut diterima langsung oleh Asisten Deputy Managemen Karir dan Talenta SDM Aparatur Deputi Bidang SDM Aparatur Kementrian Kemenpan RB, Aba Subagja.

Langkah strategis yang dilakukan Bupati Bojonegoro untuk mengakomodir kebutuhan guru, bahwa sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat untuk tahun 2022 akan diisi oleh PPPK. Sementara, untuk formasi P3K guru yang diusulkan adalah sebanyak 3.942.

“Ini juga salah satu upaya untuk menuntaskan GTT untuk menjadi P3K,” katanya, Selasa (5/7/2022).

Dia mengungkapkan, prioritas tahun 2022 tidak hanya untuk pendidikan, tetapi juga kesehatan, pertanian dan peternakan. Total semua formasi yang di usulkan adalah 4.925 baik pendidikan, kesehatan, pertanian dan peternakan.

Pihaknya menambahkan, jika proses setelah diajukan usulan formasi ini adalah Kemenpan RB akan membuka formasi pada bulan juli 2022, setelah itu baru keluar penetapan formasi.

“Proses ini, akan berlanjut tahun depan. Kita akan ajukan lagi usulan formasi selanjutnya di tahun 2023,” pungkasnya. (abr)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry