SMART : Wali Kota Kediri Mas Abu bersama Mendagri Tjahjo Kumolo dan undangan lainnya (duta.co/Humas)

KEDIRI | duta.co -Dihadiri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Astera Primanto Bhakti, Dirjen Aptika Kementerian Kominfo Samuel Abrijani dan 25 kepala daerah yang terpilih, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menandatangani nota kesepahaman bersama antara Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Rabu (15/05/2019) di Hotel Santika Premiere Jakarta Pusat.
Nota kesepahaman tersebut mengenai implementasi Gerakan Menuju 100 Smart City dan Kota Kediri terpilih menjadi salah satu daerah yang akan mendapat pendampingan penyusunan masterplan dan quick win smart city. Program ini bertujuan untuk mewujudkan Kota Cerdas digagas Kementerian Kominfo bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Bappenas, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Kementerian PAN dan RB, serta Kompas Gramedia.
Ketua APEKSI Airin Rachmi Diany mengatakan Perpres No. 95 tahun 2018 bisa menjadi salah satu solusi untuk menyelesaikan kegiatan di daerah sebagai  Smart City. Dari tahun 2017 sudah ada 100 daerah yang sudah diasistensi. Harapannya tidak hanya berhenti setelah ini berkembang menjadi 514 kabupaten / kota. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih dimana sudah keluar Perpres tersebut,” ujarnya.
Atas kerjasama ini, Wali Kota Kediri menyampaikan sebenarnya Kota Kediri sudah telah berjalan namun selanjutnya akan dibimbing tim kementerian untuk melakukan sinergitas yang baik dan struktur. Sehingga bisa menyambungkan antara pelayanan baik dari pemerintah maupun pemerintah ke bisnis atau perijinan dan dari pemerintah yang langsung kepada masyarakat.
“Tentu kita akan memilih mana yang terbaik supaya Pemerintah Kota Kediri dapat melayani masyarakat dengan cepat dan tepat. Saya atas nama pribadi menyampaikan terima kasih kepada Kominfo Kota Kediri mudah-mudahan ini bisa menjadi percepatan untuk melayani masyarakat,” kata Abdullah Abu Bakar.
Pria akrab disapa Mas Abu ini menambahkan tujuannya hanya untuk melayani masyarakat mendapat pelayanan terbaik. Masyarakat akan mendapat informasi dari Pemerintah Kota Kediri yang tepat, aktual, dan cepat. “Sehingga kita bisa berkembang bersama masyarakat. Itu harapan saya,” imbuhnya.
Melihat perkembangan kedepan yang semakin pesat, Mas Abu berharap agar semua bijak terhadap penggunaan internet dan masyarakatpun harus cerdas dalam mengakses informasi. Khususnya, informasi dari Pemerintah Kota Kediri dan masyarakat bisa memberikan feedback untuk Pemerintah Kota Kediri.
“Sehingga nanti akan ada keseimbangan. Pemerintah melakukan yang terbaik dan masyarakat memberikan masukan serta asupan yang baik. Sehingga semua akan sesuai dengan harapan masyarakat dan Pemerintah Kota Kediri,” harapannya. (nng)