SURABAYA – Satreskrim Polrestabes Surabaya terus mendalami kasus pembunuhan terhadap korban bernama Yayuk (18), sales promotion girl (SPG) Matahari Departemen Store Royal Plasa Surabaya pada 19 Desember 2016 lalu.

Tim penyidik Satresrkrim Polrsetabes Surabaya membawa dua terangka ES alias Aldo (18) dan CD alias Clinton (18) ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim, Selasa (3/1). Keduanya dilakukan pemeriksaan kejiwaan di rumah sakit milik Polri itu.

“Penyidik bertemu dengan AKBP Retno, Ahli Psikologis di RS Bhayangkara Polda Jatim untuk memeriksa kondisi kejiwaan dua pelaku,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga.

Shinto menegaskan, pihaknya memutuskan memeriksaan kejiwaan dua tersangka yang masih berstatus pelajar itu lantaran ingin mengetahui bagaimana kondisi psikologinya. Hasil pemeriksaan nanti akan dianalisa dan sebagai bahan penyidikan penanganan kasus ini.

“Apalagi, kedua tersangka melakukan pembunuhan dengan cara menusuk dan menggorok leher korban. Ini yang kami dalami apa penyebabnya,” kata Shinto.

Pria asal Medan ini menuturkan, hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan penyidik terhap kedua tersangka, motif pembunuhan ini karena faktor ekonomi. Aldo dan Clinton sejak awal menginginkan mengambil gaji milik korban sebagai SPG.

Selain itu, kedua tersangka juga mengambil hanphone milik korban, dan selanjutnya menjualnya. Kemudian, hasil penjualan handphone dibagi secara rata. “Setelah dilakukan pemerisaan kejiwaan, kami juga ingin mencari tahu apakah tersangka pernah melakukan tindak kejahatan sebelum membunuh korban,” pungkas Shinto.

Seperti diberitakan, jenazah korban ditemukan warga di Hutan Mangrove Pamurbaya, Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Surabaya pada akhir Desember 2016. Yayuk ternyata korban pembunuhan yang dilakukan oleh ES alias Aldo (18) dan CD alias Clinton (18), yang masih berstatus pelajar.

Dua tersangka yang kini meringkuk di tahanan Mapolrestabes Surabaya merupakan teman dekat korban. Tersangka Aldo dan Clinton tinggal satu kos di daerah Bungurasih, Waru, Sidoarjo. Tersangka Clinton ditangkap di tempat persembunyiannya di daerah Keputih dan Aldo ditangkap di Jl Dukuh Menanggal, Sabtu (31/1). tom/gal

Tinggalkan Balasan