BOJONEGORO | duta.co – Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Budi Irawanto, mengapresiasi program pemberdayaan petani binaan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Nurul Hayat di Desa Deling, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Budi Irawanto mengatakan, dalam melaksanakan pembangunan di tingkat apapun tidak bisa dilakukan secara sendirian. Melainkan harus bersinergi dengan semua komponen.

“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengucapkan terima kasih, serta mengapresiasi pedampingan, pembinaan dan pemberdayaan Nurul Hayat kepada para petani di Desa Deling,” ucapnya saat menghadiri kegiatan panen raya jagung, Kamis (9/6/2022).

Menurutnya sektor perekonomian yang ada di wilayah selatan Bojonegoro memang termasuk yang masih lemah. Dengan adanya program pemberdayaan dinilai bisa meningkatkan taraf ekonomi warga Desa Deling. Sekaligus turut menjaga hutan lestari.

“Harapan kami, kerja sama yang baik ini dapat berlanjut dimasa yang akan datang. Demi kesejahteraan masyarakat petani,” lanjut Wabup.

Sementara itu, Direktur Pendayagunaan Laznas Nurul Hayat Surabaya, Kholaf Hibatulloh menjelaskan, bahwa ada tiga skema yang digunakan dalam pemberdayaan petani. Yaitu, permodalan, pendampingan, dan pemasaran. Dari tiga hal itu, ia mengaku memulai skema dari target pasar terlebih dahulu.

“Di Desa Deling ini kami mendampingi 13 petani dari sekian banyak petani yang belum semua bisa kami cover. Dari luas lahan 11,3 hektar. Kalau analisa kami, per orang bisa 2 ton setiap petani. Jika harganya Rp 3.300 paling tidak nanti Rp6,6 juta penghasilan tiap petani,” jelasnya.

Dari penghasilan yang diterima setiap petani, dikatakan ada skema infaq sebesar 2,5 persen. Untuk diberikan kepada mustahiq yang ada di Desa Deling.

“Jadi nanti infaq tersebut berputar sampai kepada kaum dhuafa setempat,” pungkasnya. (abr)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry