KERJASAMA: Dekan Fakultas Pertanian UMG Ir Endah Sri Redjeki, MP.MPhil, bersama Mr Iwamoto, Founder sekaligus Vice President Chikyujin Japan. Duta/Humas UMG

GRESIK | duta.co – Meningkatkan kompetensi mahasiswa Fakultas Pertanian (Faperta), Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) menjajaki kerjasama dengan Chikyujin Jepang. Nantinya dengan kerjasama ini, mahasiswa selain akan belajar budaya dan Bahasa Jepang  juga akan bekerja di perusahaan-perusahaan pertanian di Jepang.

“Nantinya dengan kerjasama dengan Chikyujin Jepang ini mahasiswa tidak hanya belajar Bahasa Jepang tapi juga bekerja di perusahaan pertanian selama beberapa bulan dan digaji,” ungkap Ir Endah Sri Redjeki, MP.MPhil,  Dekan Faperta UMG, yang menghadiri acara penjajakan kerjasama Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) dan Chikyujin yang difasilitasi Universitas MUhammadiyah Jakarta (UMJ) pada 9 Maret 2018 lalu.

Endah lantas memaparkan, sebanyak 14 PTM seluruh Indonesia hadir. PTM itu  diwakili Rektor, Kantor Urusan Internasional (KUI), dan Dekan Faperta.

Mr Iwamoto, Founder juga Vice President Chikyujin ungkap Endah, menyambut baik dan sangat senang bisa bekerja sama dengan PTM. “Chikyujin menguasai 30 persen layanan menyeluruh bagi pelajar asing di Jepang, baik menyangkut pendidikan, kerja paruh waktu hingga mencari pekerjaan di Jepang setelah lulus,” pamernya.

Bahkan, lanjut Endah, Ms Aznina, GM Chikyujin berharap ke depan jumlah pelajar Indonesia lebih banyak lagi yang datang ke Jepang untuk program internship, juga peluang magang bagi lulusan PTM. “Selama ini Vietnam yang banyak memanfaatkan peluang ini,” ujarnya.

Untuk itu Chikyujin, menurut Endah mendukung penguatan Bahasa Jepang dan siap mengirimkan guru-guru Bahasa Jepang untuk memberi pelatihan jika dibutuhkan.

Pada acara tersebut Endah mengusulkan agar Chikyujin menyediakan secara on line materi-materi Bahasa bahasa Jepang untuk para peserta internship agar memudahkan komunikasi di sana. Selain itu, Endah juga mengusulkan agar tidak hanya bidang pertanian yang ditawarkan, namun juga perikanan, teknik, ekonomi dan bidang-bidang lain yang lebih luas.

Dan, Endah patut bersyukur, karena Yuliana Naiborhu, Manager Operasional menyanggupi akan berupaya mengakomodir usulan-usulan yang masuk. “Kesempatan belajar dan bekerja di Jepang sudah terbuka lebar via kerjasama ini, ayo siapkan dirimu mahasiswa dan alumni Faperta. Semangat!” harap Endah bersemangat. rum

Tinggalkan Balasan