Plt Bupati Trenggalek, M Nur Arifin (tengah) saat foto bersama peserta pelatihan manajemen bencana tingkat dasar. (DUTA.CO/HAMZAH)

TRENGGALEK | duta.co — Guna mempersiapkan tenaga-tenaga yang berkompeten dalam menangani masalah bencana tingkat dasar, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek menggelar Pelatihan Manajemen Bencana Tingkat Dasar. Bertempat di Bumi Perkemahan Coban Rambat Kecamatan Bendungan, pelatihan tersebut dilaksanakan selama tiga hari, terhitung tanggal 13 hingga 15 April 2018.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin secara resmi membuka acara pelatihan manajemen bencana tingkat dasar.

Tak hanya Plt Bupati Trenggalek, hadir pula pimpinan Baznas Kabupaten Trenggalek, Kepala Desa Dompyong dan Forkopimcam setempat.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan manajemen bencana tingkat dasar yang dipelopori oleh Baznas ini. Nantinya, para relawan Baznas Tanggap Bencana (BTB) akan direkrut sebagai anggota Pasukan Oranye Qlue,” tutur Arifin, Senin (16/4/2018).

Arifin menegaskan, selain pasukan Oranye Qlue, pemerintah juga memiliki tujuh pasukan Qlue yang bersiap untuk menampung dan menindaklanjuti setiap permasalahan yang ada di Kabupaten Trenggalek. Tak tanggung-tanggung, pihaknya akan berkoordinasi dan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) begitu ada laporan terkait bencana agar segera ditindaklanjuti.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para peserta yang bersedia bersedekah partisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Kami selaku pemerintah daerah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para relawan yang mau bersedekah partisipasi, bersedekah tenaga, niat untuk membantu saudara-saudara kita jika nanti terjadi bencana. Semoga saja tidak ada bencana, tapi saya berterima kasih jika ada yang mau berpartisipasi seperti ini,” pungkas Arifin. (mil/ham) 

Tinggalkan Balasan