Direktur PT Lautan Natural Krimerindo  Hendrik Gunawan. DUTA/ist

Bisa Tingkatkan Omset hingga Puluhan Juta/sub

SURABAYA | duta.co –  Dampak pandemi Covid-19 paling besar dirasakan oleh para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terutama yang bergerak dalam bidang makanan dan minuman.

Mereka banyak yang mengalami penurunan bahkan kehilangan pendapatan karena tidak bisa berjualan secara langsung.

Untuk membantu hal tersebut PT Lautan Luas Tbk  bersama anak usahanya PT Lautan Natural Krimerindo (LNK) dengan salah satu produknya FiberCreme, menggandeng Habitat Indonesia mengadakan pelatihan kewirausahaan khusus makanan dan minuman bagi masyarakat dan pelaku usaha mikro terdampak pandemi.

Seluruh tahapan pelatihan dari pendaftaran, seleksi peserta dan pelatihan kewirausahaan tersebut diadakan secara daring sejak 15 September 2020 dan berakhir 20 Januari 2021.

Pelatihan diikuti oleh 200 orang peserta hasil seleksi dengan materi pelatihan berupa pelatihan memasak dan teknik fotografi makanan dari FiberCreme serta pemasaran masakan dan minuman di jejaring online melalui mitra GrabFood.

Setiap peserta mendapatkan bantuan pembelian bahan baku dan pulsa untuk mendukung kegiatan ini. Pelatihan juga diharapkan menjadi modal dan inspirasi bagi peserta yang terdampak pandemi untuk dapat memproduksi makanan yang enak bisa sehat dengan bahan yang sederhana.

Direktur PT Lautan Natural Krimerindo  Hendrik Gunawan mengatakan pihaknya selalu mendukung para pelaku bisnis makanan dan minuman yang terdampak pandemi melalui program FiberCreme Inside.

Kegiatan Pelatihan Kewirausahaan ini pun merupakan perwujudan dari dukungan  perusahaan untuk UMKM makanan dan minuman. “Melalui salah satu produk kami, FiberCreme, kami berharap bisa memberikan kemudahan dan nilai tambah bagi pelaku usaha makanan dan minuman melalui alternatif produk pengganti santan dan susu yang rendah gula dan tinggi serat sehingga bisa menjangkau lebih banyak kalangan masyarakat yang menginginkan hidup “EnakBisaSehat”,” ujarnya dalam acara temu media secara virtual, Rabu (20/1/2021).

Ridwan Adipoetra, Head of Goverment Relations and Assets Management PT Lautan Luas Tbk menambahkan PT Lautan Luas Tbk melakukan berbagai kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan melalui 4 pilar kegiatan sosial yaitu pemberdayaan masyarakat, edukasi, pengembangan mata pencaharian dan lain-lain.

“Pandemi Covid 19 memberikan dampak kepada semua sektor kehidupan sosial masyarakat, baik sektor kesehatan maupun sektor perekonomian. Masyarakat perlu menyiapkan diri menghadapi dampak yang terjadi khususnya agar kebutuhan ekonomi tetap dapat terpenuhi,” jelasnya.

Sementara itu Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia, Susanto, mengatakan pelatihan kewirausahaan makanan dan minuman secara online salah satu langkah yang tepat karena makanan dibutuhkan setiap hari dan secara online sangat efektif dengan kondisi masyarakat yang masih dianjurkan di rumah cenderung membeli makanan secara online.

“Habitat merasa senang bisa bekerja sama dengan Lautan Luas dan Fiber Crème. Semoga melalui pelatihan ini keluarga yang dibantu terus berinovasi dengan skill baru yang diterima dan berkembang menuju hidup yang semakin baik ke depannya,” tuturnya.

Acara yang dihadiri brand ambassador FiberCreme, Dian Sastrowardoyo dan William Wongso itu memilih beberapa pemenang dari pelatihan selama tiga bulan yang dilakukan.  Pemenang dari kompetisi ini adalah yang mengaplikasikan ilmu sehingga bisa meraih omset terbesar mulai 12 Desember 2020 hingga 15 Januari 2021.

Pemenang pertama mendapatkan hadiah 15 juta, pemenang kedua Rp 10 juta dan ketiga Rp 7 juta serta masing-masing Rp 1 juta untuk tujuh besar pemenang.

Rahma Wati sebagai juara pertama mengaku senang bisa mendapatkan pelatihan kewirausahaan ini. Rahma yang meraih omset Rp 19 jutaan itu, mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk memajukan usahanya membuat aneka dessert. “Kreativitas adalah kunci utama yang harus dilakukan selain kualitas produk dan marketing,” tandasnya. end/ril

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry