RINGINREJO : Pelantikan  enam perangkat desa di Balai Desa Ringingrejo (duta.co/Nanang Priyo)

KEDIRI | duta.co -Berdalih sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Kediri No. 5 Tahun 2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa dipertegas dengan Peraturan Bupati No 56 tahun 2018 Camat Ringinrejo tetap melantik.  Meski  faktanya disinyalir ada indikasi rekayasa dalam rekrutmen perangkat desa di wilayah Kecamatan Ringinrejo.

Kejanggalannya hasil ujian telah diumumkan pada 8 Maret lalu, baru dilaksanakan pelantikan pada Kamis (28/03/2019).

“Sesuai Perda maupun Perbup tidak ada masalah. Cuma proses rekomendasinya agak lama butuh waktu hingga tujuh hari. Semua perangkat desa yang jadi adalah rekomendasi saya, bukan sifatnya setuju atau tidak setuju,”  jelas Camat Ringinrejo Ibnu Imad, dikonfirmasi usai pelantikan perangkat Desa Ringingrejo.

Isu bahwa ada intimidasi dari oknum dewan maupun karena faktor titipan uang, dibantah keras oleh camat. Bahwa selain nilai ujian, piagam penghargaan dan pengabdian di desa, juga menjadi poin khusus bagi dirinya mengeluarkan rekomendasi.

“Memang semua desa, yang nomor urut satu dilantik. Namun untuk perangkat desa Ringinrejo yang dilantik nomor urut dua, karena dia aktif di karang taruna,” jelasnya.

Kejanggalan kedua, sesuai hasil ujian pada jabatan Kasi Pelayanan, yang mendapat peringkat satu, Sinta Tri Novita Sari, kemudian disusul Eka Novia Agustin. Sesusai penjelasan Camat Ringinrejo, Eka ini merupakan pengurus karang taruna dan aktif di setiap kegiatan di desa.

Sementara Kades Ringinrejo Ahmad Ali menyampaikan perangkat yang kini dilantik merupakan piranti masyarakat yang akan membawa kemajuan di segala bidang.

“Perangkat desa yang hari ini kami lantik, adalah piranti masyarakat yang akan membawa Desa Ringingrejo menjadi lebih maju,” ucapnya.

Sejumlah undangan yang ditemui saat menghadiri pelantikan, tak mengelak bila perangkat desa yang dilantik ini karena faktor kedekatan.

“Yang cocok kejaksaan turun dan biar diperiksa, apakah benar nilai ujiannya. Kemudian ijasah dan surat pengabdian dilampirkan benar-benar asli,” jelas salah satu warga, saat ditemui di balai desa. (nng)

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.