PERKOSAAN : Kasat Reskrim Iptu Rizkika Atmadha saat memimpin penangkapan Seger Purnomo di rumahnya (istimewa/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Atas respon cepat dan tegas dilakukan jajaran Satreskrim Polres Kediri, mendapatkan banyak apresiasi dari warga di Kabupaten Kediri. Berdasarkan hasil penyidikan sementara, didapat pengakuan Seger Purnomo (68) warga Desa Rembang Kecamatan Ngadiluwih dua kali melakukan pencabulan terhadap sebut saja Melatih (12) tetangganya, merupakan gadis berkebutuhan khusus.

Pasca aksi pencabulan dilakukan Seger Purnomo, Melati terpaksa dilarikan ke RS Aura Syifa dikarenakan korban merasa kesakitan pada alat kelaminnya. Akhirnya diketahui terdapat luka dan mengeluarkan cairan yang berbau tidak sedap. “Orang tua mana yang tidak emosi, di depan mata kepala sendiri, melihat anak kandunga diperkosa dan dalam keadaan kedua tangan diiikat,” ucap Riski Andriyani, ibu kandung korban saat ditemui di rumah sakit kemarin.

Anak pertama dari dua bersaudara ini menderita Tuna Grahita dan kini duduk di bangku kelas 5 SLB. Namun atas kejadian ini, korban kini mengalami trauma dan Tim Satgas PPA Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Kediri akan menyediakan tim psikologi.

Atas dasar laporan ibu korban, bukti visum di RS. Polda Bhayangkara Kediri dan keterangan sejumlah saksi, Seger Purnomo akhirnya diamankan di rumahnya. “Kami langsung datangi rumah pelaku dan kami amankan di rumahnya. Dari pengakuan sementara, dia telah melakukan pencabulan ini sebanyak dua kali dengan menggunakan jari,” terang Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono .S.IK melalui Kasat Reskrim Iptu Rizkika Atmadha .S.IK. (kin/nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry