KEDIRI| duta.co -Persoalan bahaya penyalahgunaan narkoba hingga maraknya minuman keras tanpa merk di Kota Kediri, menjadi perbincangan hangat saat para relawan dan pengurus DPD Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) Kota Kediri menggelar pertemuan koordinasi dilanjutkan santunan dan buka bersama bertempat di rumah Wiwik Lestari, Wakil Bendahara  di Jl. Panglima Soedirman Kelurahan Kampungndalem Kota Kediri.

Terkait hasil pertemuan, Roy Kurnia Irawan sebagai Ketua DPD menyatakan pihaknya siap membantu menegakkan hukum yang berlaku.  Dihadiri puluhan orang terdiri pengurus dan relawan dari organisasi kemasyarakatan berskala nasional ini, para pengurus Pekat IB menggelar pertemuan dihadiri perwakilan sejumlah kelompok pengajian dan perwakilan pihak perbankan.

“Tujuan kami menggelar pertemuan rutin sekaligus untuk silahturahmi baik dengan pengurus, relawan dan undangan yang hadir dari sejumlah perwakilan,” jelas Bung Roy, sebutan akrabnya.

Terkait materi yang dibahas, terkait maraknya penyalahgunaan narkoba dan miras oplosan di Kota Kediri yang seolah lepas dari pengawasan. Selain itu, temuan KPK dan sejumlah operasi tangkap tangan atas kasus korupsi, kini menjadi buah bibir di masyarakat luas.

“Mewujudkan pemerintah yang baik, bebas dari korupsi dan kolusi, sejalan dengan pemberantasan narkoba dan penyakit masyarakat yaitu miras,” kata Ketua DPD Pekat IB Kota Kediri.

Tentunya tidak mudah, bila pencegahan dan pemberantasan ini tidak dilakukan secara serius, konsisten dan komitmen. Keberadaan penegak hukum di Kota Kediri sudah saatnya mendapat dukung dan dorongan dari sejumlah pihak untuk bertindak tegas agar tidak terkesan melakukan tebang pilih.

“Kita harus serius turun ke jalan, memberikan dukungan dan dorongan kepada penegak hukum untuk melakukan pemberantasan dan pencegahan atas segala bentuk tindak pidana yang merugikan banyak pihak,” ungkapnya.

Roy sendiri secara tegas menyatakan siap pasang badan apabila keberadaan Pekat IB yang dipimpinnya ini, dibutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial dan mendukung program menciptakan pemerintah yang baik dan bebas dari korupsi. (nng)

 

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan