SIDOARJO | duta.co – Demi menumbuhkan rasa cinta para pemuda pemudi pada aliran musik Reggae, komunitas Iki Arek Darjo (IAD) menggelar pentas dengan tema ‘Berdansa Sore Hari Satu Hati Satu Jiwa Satu Tujuan’ dengan menggandeng EO Jaya Tama dan puluhan Band di GOR Delta Sidoarjo, Sabtu, (14/9/19) malam.

R Aditya Wisnu, ketua IAD sekaligus koordinator pelaksana mengatakan, tujuan digelarnya pentas ini guna mengangkat bakat para musisi yang ada di Sidoarjo.

“Tujuan parade band yang diantaranya ada Nath The Lions, Nonna 3in One ini untuk mengangkat musisi-musisi yang ada di Sidoarjo khususnya,” ujar Tio, sapaan akrabnya.

“Dengan berbagai komunitas yang ada di Sidoarjo, yang pertama itu berdansa sore hari, untuk suport dari kita ada berbagai macam dan didukung oleh seven gab LSM, kopi bara, frozen air mineral, dan arek Darjo komunitas yang kita naungi sekarang,” imbuh Tio.

Lebih lanjut, Tio mengatakan, kegiatan ini bekerja sama dengan Jaya Tama event organizer. Sedangkan, komunitas itu sendiri terdiri dari beberapa elemen, mulai dari slanker (fans grup band Slank), pegiat musik metal, HOI, tattoo, reggae, dan yang utama adalah komunitas clothing.

Tio berharap, digelarnya pentas ini dapat menghilangkan stigma masyarakat terhadap musik raggae. Ia mengharapkan gelaran ini akan tetap berjalan dan semoga lebih banyak pendukung (sponsor) kedepannya.

“Target dan harapan saya yakni kegiatan ini guna perkembangan musisi-musisi dari komunitas, karena saya melihat dari berbagai macam penilaian itu kurang dipandang. Maka dari itu, saya banyak menepis anggapan-anggapan negatif, bahwa mereka bisa menyelenggarakan acara itu sendiri tanpa ada keributan. Insya Allah dan Alhamdulillah nantinya bisa berkelanjutan dan tetap kondusif. Yang pasti menonjolkan Sidoarjo, karena ada namanya Iki Arek Darjo,” tutup owner EO Jaya Tama tersebut.

Crew Jaya Tama dan IAD dalam Parade band bertema “Berdansa Sore Hari” satu hati satu jiwa satu tujuan m, bertempat di GOR Delta Sidoarjo Sabtu (14/9/19) malam (FT/LOETFI)

Pemerintah Kabupaten Diharapkan Permudah Perijinan.

Boy, salah satu personil Banras Band asal Juanda Sidoarjo mengatakan, dirinya berharap pemerintah Sidoarjo, khususnya Dispora Sidoarjo lebih mempermudah perijinan digelarnya acara tersebut.

“Tidak ada perbedaan. Kita semua sama-sama musisi. Kami berharap setiap ada kegiatan, pemerintah Sidoarjo khususnya dispora untuk mempermudah perijinan,” ucap Boy pemilik rambut gimbal ala Bob Marley tersebut.

Sementara, empat sekawan, yang terdiri dari Monica, Salsabila, Bella, dan Nita, warga Desa Banjarkemantren Kecamatan Buduran Sidoarjo mengatakan sejak dibangku SMP mereka menyukai jenis musik reggae.

“Kami sejak SMP suka musik jenis reggae, karena santai- santai untuk joget,” ungkap salah satu empat sekawan.

Kanit Sabraha Polsek Sidoarjo Kota, Ipda Suharsono mengatakan, pihaknya telah mengerahkan 30 personel guna pengamanan kegiatan.

“Pengaman kegiatan dari Polresta Sidoarjo, khususnya Polsek Sidoarjo Kota mengerahkan 30 personel gabungan dari anggota Polsek Kota,Polsek Sukodono dan Candi, Intel dan Serse, Propam, serta Sabhara,” ujarnya. (loe)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry