Pecatur Cilik As Syahsyah Raih Perunggu Lomba Catur Tingkat Asia

83
CATUR : Syahsyah Syakish Thirof saat menerima medali perunggu (istimewa/duta.co)

KEDIRI|duta.co. Menjadi bagian tim catur Indonesia dikirim bertanding di Kejuaraan 4th Eastern Asia Youth Chess Championship 2019 di Bangkok, Thailand pada 1 hingga 10 Agustus 2019. Selain sebagai pecatur termuda, Syahsyah Syakish Thirof, siswa Kelas III SDI Al Huda Kota Kediri, mampu mempersembahkan prestasi membanggakan bukan hanya untuk Kota Kediri.

Dua medali perunggu pada kategori catur kilat dan kategori catur standard klasik berhasil diraih dengan mengalahkan sejumlah lawan tangguh dari sejumlah dunia. Sang ayah, Samsul Bahri saat dikonfirmasi Jumat malam, menyatakan bersyukur atas prestasi ini. “Sejak awal, saya tidak menargetkan juara karena sekali ini ikut kejuaraan tingkat dunia,” jelas Samsul, menjabat plt. Kalaks BPBD Kota Kediri

Apalagi dengan usia masih delapan tahun dan merupakan peserta termuda akan menghadapi sejumlah pecatur bertaraf internasional. “Ini pecatur paling muda kita, Syahsyah Syakish yang akan melawan pecatur dunia,” ujar Ketua PB Percasi Utut Adianto, saat acara pelepasan atlet catur di Hotel Century Park, Senayan, Selasa lalu.

Wujudkan Grand Master Catur Termuda

CATUR : Syahsyah Syakish Thirof saat menerima medali perunggu (istimewa/duta.co)

Sejumlah prestasi memang telah ditorehkan Syahsyah, telah menyabet berbagai gelar juara baik tingkat daerah hingga nasional, sejak Tahun 2018. Pada tingkat daerah, ia berhasil keluar sebagai juara pertama dalam kategori U-7. Berlanjut juara pertama saat Kejurnas Catur di Banda Aceh. “Atas prestasi saat kejuaraan di Aceh, dikirim ke Bangkok oleh PB Percasi,” ungkap sang ayah.

Samsul pun bercerita riwayat Syahsyah setelah mendapatkan bimbingan di klub The King Power Kediri. Bakat yang memang diturunkan sang ayah, selama ini dikenal hobi bermain catur, terus berkembang. Bagi Syahsyah, kejuaraan yang baru dilakoni ini merupakan kali pertama.

“Meski mengharumkan nama Indonesia, dia awalnya tidak mau saat dikalungi medali. Malah mau lari saat di atas panggung,” cerita Samsul, mendampingi selama bertanding. Tentunya kini mimpi ingin diwujudkan, menjadikan Syahsyah sebagai Grand Master catur termuda asal Indonesia. “Mohon doa

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry