Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur Bidang Kaderisasi, KH. Taufiq Djalil, bersama pengurus PCNU Jombang, Gus Bang dan Sekretaris.

JOMBANG | duta.co – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sumobito menggelar Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) sebagai upaya penguatan struktur dan konsolidasi organisasi. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK YPM 14 Sumobito, Jombang, Jumat (25/7/25), dengan melibatkan para kader dari berbagai ranting dan anak ranting se-kecamatan Sumobito.

Kegiatan tersebut merupakan program resmi PCNU Jombang dalam rangka meningkatkan kualitas kader agar mampu menjawab tantangan zaman, sekaligus menyatukan gerak organisasi di bawah satu komando Nahdlatul Ulama.

Perwakilan dari PWNU Jatim, Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur Bidang Kaderisasi, KH. Taufiq Djalil, yang hadir meninjau pendidikan tersebut menyampaikan bahwa pengkaderan seperti PKPNU bukan sekadar formalitas, melainkan jalan perjuangan yang harus dilalui oleh setiap kader yang ingin berkhidmat secara serius di NU.

“Perbedaan pendapat itu hal biasa, tapi jangan sampai membuat kita keluar dari barisan. NU ini kadang gegeran, tapi tetap menarik,” ujarnya di hadapan peserta.

Ia menambahkan, dengan mengikuti PD-PKPNU, para peserta secara tidak langsung telah mendaftarkan diri sebagai “tentara NU” siap menjalankan amanat organisasi, menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah, serta merawat marwah NU di tengah dinamika masyarakat.

Pantauan duta.co, 60 peserta yang ikut dalam PD-PKPNU terlihat antusias dan semangat. Kaderisasi pun berlangsung dengan khidmat. Peserta datang dari berbagai latar belakang, mulai dari pengurus ranting, aktivis muda, hingga tokoh masyarakat desa. Semangat belajar dan diskusi terlihat dari dinamika kelas yang hidup dan interaktif.

Ketua MWCNU Sumobito, melalui Ketua panitia PD-PKPNU, Husen, menekankan pentingnya PD-PKPNU sebagai instrumen penyadaran ideologis dan organisatoris bagi kader NU.

“Kita ingin kader-kader NU di tingkat bawah memiliki dasar yang kokoh dalam berorganisasi, tidak hanya semangat tapi juga paham tujuan besar NU,” ujarnya.

Sementara itu, Bendahara PCNU Jombang, JH. R. Akbar Rifai, ST menuturkan pendidikan ini merupakan Ikhtiar struktural sadapi zaman dan untuk memperkuat konsolidasi jam’iyyah di tingkat lokal. Di tengah arus globalisasi dan tantangan sosial keumatan yang kompleks, NU dituntut untuk hadir dengan kader-kader yang militan, berilmu, dan siap mengabdi.

Melalui pendidikan dasar ini, kader NU diharapkan tidak hanya memahami garis perjuangan organisasi, tetapi juga siap mengemban tanggung jawab sosial dan keagamaan di tengah masyarakat. (din)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry