
PASURUAN | duta.co – Pengurus Cabang Persatuan Guru Republik (PC PGRI) Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan menggelar acara Ngobrol Bareng yang diselenggarakan bersama Koordinator Komite Sekolah Kecamatan Tutur, pada Sabtu, (24/1/26) di aula SMKN 1 Tutur Kabupaten Pasuruan Jawa Timur.
Kegiatan ini diikuti para pemangku kepentingan pendidikan, meliputi anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, perwakilan Dinas pendidikan kabupaten Pasuruan, perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat, Media lokal Radar Bromo, Forkimca Tutur, insan pendidikan, serta komite sekolah Se-Kecamatan Tutur.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Penguatan Sinergitas Pemangku Kepentingan dalam Pembangunan Pendidikan di Kecamatan Tutur”. Forum ini menjadi ruang temu antara pemerintah, sekolah, masyarakat, dan media untuk menyatukan langkah dalam meningkatkan mutu pendidikan di wilayah Tutur.
Ades Arisandi, S.Pd., Ketua PC PGRI Tutur menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah membangun komunikasi yang terbuka serta memperkuat kolaborasi antar stakeholder agar program pendidikan berjalan searah dan berdampak langsung bagi peserta didik.
“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana menampung aspirasi terkait kebutuhan dan tantangan dunia pendidikan di Kecamatan Tutur,” ujarnya.
Pelaksanaan Ngobrol Bareng dikemas dalam bentuk dialog interaktif. Peserta menyampaikan gagasan, masukan, dan solusi mengenai peningkatan kualitas pembelajaran, pembinaan karakter siswa, pemenuhan sarana prasarana, serta peran orang tua dan lingkungan dalam mendukung sekolah.
Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa pembangunan pendidikan membutuhkan kerja bersama. “Sinergi pemerintah, sekolah, masyarakat, media, dan lembaga sosial merupakan kunci agar kebijakan pendidikan tepat sasaran,” ujarnya.
Sementara itu, Forkimka Tutur menekankan pentingnya menjaga lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif sebagai dasar keberhasilan proses belajar mengajar.
Kepala SMKN 1 Tutur mengapresiasi kegiatan yang digelar PC PGRI Tutur dan Koordinator Komite Tutur tersebut. Ia berharap forum ini berlanjut dalam bentuk kerja sama nyata demi memajukan pendidikan di Kecamatan Tutur.
Melalui kegiatan ini, seluruh peserta berkomitmen memperkuat sinergi, meningkatkan peran masing-masing pihak, serta membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing.
Di tempat yang sama, peserta Ngobrol bareng, Risdiyan Tri Wahyudi, M.Pd., Kepala Sekolah SDN Ngadirejo 1 yang mengikuti acara tersebut menyampaikan Kegiatan Ngobrol Bareng ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan. Kami mengapresiasi PC PGRI Tutur dan Koordinator Komite Tutur yang telah memfasilitasi forum ini.
“Harapannya, sinergi yang terbangun tidak berhenti pada diskusi, tetapi berlanjut dalam kerja nyata demi peningkatan mutu pendidikan di Kecamatan Tutur,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Mokhammad Syamsudin,.SE,.MM menyambut positif giat tersebut.
Lebih lanjut, kata pria yang juga menjabat Sekbid Pembinaan dan pengembangan lembaga pendidikan PGRI Kabupaten Pasuruan. “Semoga giat PGRI Tutur di ikuti oleh PC PGRI yang lain selain untuk meningkatkan kwalitas pendidikan juga guna pengentasan Angka Tidak Sekolah (ATS) di kabupaten Pasuruan,” harapnya. (Puj)





































