Minyak Kita dipastikan akan ada di pasaran menjelang lebaran. DUTA/ist

SURABAYA | duta.co – Minyak Kita, minyak goreng subsidi dikabarkan langka di pasaran. Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Timur, Langgeng Wisnu mengatakan Minyak Kita sebagai mandat baru bagi Bulog  sudah mendapat pasokan 8,7 juta liter dari produsen.

Sampai dengan 28 Februari 2026 sudah tersalurkan 6,2 juta liter ke 2.350 pedagang pasar, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan RPK dengan jumlah pasar tersentuh 160.

“Jangkauan ini akan terus meluas karena Bulog terus melayani pedagang yang siap menjual minyak kita sesuai maksimal HET 15.700/liter dan saat ini Bulog Jawa Timur sudah menyiapkan 2,7 juta liter Minyak Kita jelang Lebaran,” ujar Langgeng.

Selain itu pasokan beras SPHP juga terus dilakukan tanpa henti ke semua saluran. Hari ini kita sudah salurkan beras SPHP sejumlah 139 ribu ton baik melalui pasar tradisional, ritel modern, outlet BUMN, RPK, KDMP  maupun GPM yang dilaksanakan oleh TNI, POLRI dan juga oleh Pemerintah  Provinsi dan kabupaten/kota di Jawa Timur.

kita juga sudah mendapat perintah bahwa beras SPHP yang awalnya sampai dengan Februari 2026 sudah bisa dilanjutkan lagi pada Maret 2026 ini. “Artinya pasokan beras SPHP selama ramadhan dan jelang lebaran akan terus bergulir untuk memastikan pasokan dan ketersediaan akan terus ada di pasar dan outlet-outlet lainnya,” tutup Langgeng. ril/lis

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry