
PASURUAN | duta.co – Sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga keselamatan, keandalan, dan kualitas pelayanan perjalanan kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya melaksanakan kegiatan pengecekan lintas di Stasiun Bangil, Kabupaten Pasuruan, pada Rabu (15/10/25).
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh aspek operasional, sarana, dan prasarana di lintas wilayah Bangil dalam kondisi aman, andal, dan siap melayani pelanggan.
Dalam pengecekan tersebut, EVP Daop 8 Surabaya, Wisnu Pramudyo, bersama jajaran manajemen melakukan peninjauan langsung ke berbagai titik penting, seperti emplasemen stasiun, jalur rel, sistem persinyalan, fasilitas pelayanan pelanggan, serta ruang PPKA. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan standar keselamatan dan operasional berjalan sesuai ketentuan KAI.
“Kegiatan pengecekan lintas ini merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh unsur operasional di wilayah Daop 8, termasuk Stasiun Bangil, dalam kondisi prima. Keselamatan dan pelayanan prima adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan dalam penyelenggaraan transportasi kereta api,” ujar Wisnu Pramudyo, EVP Daop 8 Surabaya.

Setelah pemeriksaan lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat evaluasi bersama guna membahas hasil temuan serta rencana tindak lanjut untuk memastikan setiap rekomendasi dapat segera ditindaklanjuti oleh unit terkait.
Berdasarkan hasil pengecekan, lintas dan fasilitas operasional di Stasiun Bangil dipastikan dalam kondisi aman dan siap operasi, baik untuk kereta jarak jauh maupun Commuter Line, dengan tingkat keandalan tinggi dalam mendukung kelancaran perjalanan penumpang.
Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, kepada duta.co menegaskan bahwa kegiatan pengecekan lintas merupakan agenda rutin KAI Daop 8 dalam memastikan keselamatan dan kualitas layanan tetap terjaga di seluruh wilayah operasional.
“Pengecekan lintas bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan wujud nyata komitmen KAI dalam menjaga safety, reliability, dan service excellence. Kami ingin pelanggan merasa aman, nyaman, dan percaya bahwa setiap perjalanan dengan kereta api berada di tangan yang profesional,” ungkap Luqman.
Melalui kegiatan ini, KAI Daop 8 Surabaya menegaskan konsistensinya dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang andal, aman, dan berkelanjutan. Dengan kesiapan infrastruktur yang terus dijaga, KAI berharap kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi berbasis rel semakin meningkat, serta menjadikan kereta api sebagai pilihan utama perjalanan yang efisien dan ramah lingkungan. (Puj)






































