SURABAYA | duta.co – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memgunjungi lokasi karantina Pegawai Migran Indonesia (PMI) di Surabaya. Selain melihat kondisi dan fasilitas yang tersedia.

Tiga lokasi yang dikunjungi Andika adalah Asrama Haji Sukolilo, Balai Diklat Kemenag Jatim dan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Jatim. Beberapa kamar juga dimasuki Andika.

Mantan KSAD itu menuturkan, kujungan ke tempat karantina adalah instruksi dari Presiden. Tujuanya untuk melihat fasilitas dan sebagainya. Selain itu juga memastikan tidak adanya aknum yang bermain.” Kami pastikan itu tidak terjadi kerena PMI ini pahlawan devisa,” terangnya.

Panglima TNI juga bertegur sapa dengan para PMI. Meskipun dari kejauhan. Menurutnya, dari ketiga lokasi itu semuanya sudah bagus. Fasilitasnya juga cukup lengkap. Hanya saja perlu adanya beberapa tambahan. Misalnya meja tenis meja.

“Tadi saya masuk ke kamar sudah bagus, mungkin saja belum ada TV tapi itu kan memang begitu kondisinya,” ucapnya saat di Balai Diklat Kemenag Jatim.

Andika juga berpesan kepada petugas. Dimana, para PMI bisa diberikan ruang untuk berolahraga. Dari ketiga lokasi, hanya dua tempat karantina yang ditempati PMI. Yakni di Balai Diklat Kemenag Jatim dan LPMP Jatim. Dengan rincian 123 orang di Balai Diklat Kemenag dan 25 di LPMP Jatim.

Jenderal kelahiran Bandung itu berpesan, bahwa masyarakat jangan panik. Meskipun adanya varian Omicron. Kalau pun terdapat gejala yang mengarah kesana. Jika tidak ada komorbit maka cukup isolasi mandiri.” Jangan panik, semua stakeholder bekerjasama terkait penanganan ini,” terangnya. rum

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry