SURABAYA  – Beban puncak listrik pada Natal dan Tahun Baru 2017 dipastikan tidak akan mengalami kendala apapun. Hal itu karena PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur menjamin stok listrik pada waktu itu aman.

Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Distribusi Jatim, Pinto Raharjo mengatakan stok listrik di Jawa Timur masih aman. Karena, saat ini ketersediaan lebih dari 5000 mega watt (MW). Sementara beban puncak sampai saat ini hanya 4700 MW. Pernah beban puncak mencapai 5200 MW. “Tidak masalah. Stok listrik kami masih cukup,” tandas Pinto, Jumat (23/12).

Selain menyiapkan stok listrik, PLN  juga sudah mempersiapkan tim atau regu pelayanan teknik yang siap 24 jam membantu masyarakat atau pelanggan yang membutuhkan, selama libur panjang ini. Sehingga diharapkan masyarakat tidak khawatir, bilaman terjadi gangguan listrik, seperti pemadaman.

“Kami senantiasa menyediakan regu pelayanan teknik kami 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu. Kami bersedia di 113 Rayon diseluruh Jawa Timur, siap melayani keluhan keluhan costumer atau pelanggan ketika terjadi listrik padam,” kata Pinto.

Dijelaskan Pinto, meskipun pada saat Natal konsumsi listrik rumah tangga cenderung mengalami kenaikan, namun hal itu tidak terlalu signifikan mempengaruhi kenaikan pemakain listrik secara umum. Lantaran dari pemakaian industri tidak dipergunakan. “Pada saat Natal itu konsumsi untuk teman teman industri turun, namun teman teman rumah tangga akan naik. Tapi itu tidak terlalu signifikant, rata rata saja,” ujarnya.

Pinto mengingatkan kepada masyarakat untuk cerdas dan cermat dalam pemakaian energi listrik, terlebih saat libur panjang ini. Dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk teliti dengan mematikan sakelar sakelar atau stop kontak jika akan meninggalkan rumah, hal itu untuk menhindari kejadian yang tidak diinginkan seperti kebakaran. (end)

Tinggalkan Balasan