TAUSIAH: KH. Hasan Saiful Islam saat memberikan tausiah kepada semua alumni dan Santri ponpes Zainul Hasan Genggong Probolinggo yang bertempat di ponpes Nurul Hasan Desa Dadapan (duta.co/haryono)

BONDOWOSO | duta.co -Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong KH Moh Hasan Saiful Islam menganjurkan seluruh alumni dan santri yang tergabung dalam Tanaszaha (Ikatan Alumni dan Santri Zainul Hasan) untuk memilih pasangan ahmad Dhafir dan Hidayat di dalam Pilkada 2018.

Hal ini karena pasangan tersebut dinilai memiliki visi dan misi yang sangat baik. “Kalau visi misi seperti Pak Dhafir tadi itu baik, himbauan saya lebih baik memilih Pak Dhafir. Secara person tidak harus masuk ke politik praktisnya tidak,” ujarnya.

Adapun visi dan misi membangun Bondowoso beriman, berdaya, dan bermartabat itu, dinilai  memiliki makna membangun Bondowoso kedepan dengan landasan iman dan Pancasila. Visi dan misi yang seperti inilah, yang paling baik untuk menjunjung Islam yang moderat ditengah-tengah masyarakat Indonesia, dan Bondowoso khususnya.

“Jadi kita itu berdiri di Indonesia adalah masyarakat yang majemuk dan kita perlu toleransi dengan mereka walaupun tidak sepaham dengan kita,” jelasnya usai acara Pertemuan Pengurus Tanaszaha di Ponpes Nurul Hasan, Desa Dadapan, kemarin

Beliau juga menegaskan bahwa dalam mendukung paslon bukanlah fanatik perorangan yang menjadi alasannya, melainkan visi dan misi yang diusung. Dimana Hal itu semua nantinya akan jadi maslahat, khususnya kepada umat islam yang ada di Bondowoso atau rakyat Bondowoso secara keseluruhan.

“Pak Dhafir insyallah bisa berdiri di tengah-tengah rakyat yang  majemuk yang ada di Bondowoso, insyallah mudah-mudahan,” ujarnya.

Menurutnya, bahwa secara lembaga Tanaszaha netral. Namun, orang-orang yang didalamnya silahkan memilihi paslon yang memiliki visi dan misi yang baik. Sementara paslon di Bondowoso yang memiliki visi dan misi yang baik, ada pasangan ahmad Dhafir dan Hidayat.

Ia juga menegaskan bahwa pasangan Ahmad Dhafir dan Hidayat dengan visi dan misi yang dibawa cocok dengan program Tanaszaha.

“Cocok cocok sekali tadi sudah lengkap dan panjang lebar diutarakan oleh beliau dan itu sudah did engar pengurus-pengurus Tanaszaha,” pungkasnya.

Dan Pasangan nomer urut dua, yakni Ahmad Dhafir dan Hidayat tetap melanjutkan visi dan misi Bupati Bondowoso saat ini, yakni membangun Bondowoso beriman, berdaya dan bermartabat.

Menurutnya, beriman memang tidak bisa diukur dengan keberhasilan kinerja. Tapi tidak ada cerita orang bertaqwa kalau tidak beriman. Maka bagaimana seseorang tidak hanya membuat pernyataan bertaqwa kepada Allah SWT, tapi harapannya semua pihak dalam melaksanakan tugas pemerintahan melayani masyarakat didasari dengan ketaqwaan.

“Artinya apa, tidak hanya tunduk terhadap peraturan perundang-undangan, kita sadar bahwa nanti kita akan diminta pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT. Itulah yang terpenting, membangun Bondowoso bukan hanya sebuah slogan,” pungkasnya.(yon)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.