Endah Woro Direktur RSUD Ngudi Waloyo Wlingi Blitar (hendik/duta)

BLITAR | duta.co – Awal membahagiakan bagi warga di kawasan Kabupaten Blitar. Sebab, jumlah pasien yang terakumulasi terjangkit virus Covid-19 mulai mengalami penurunan. Jumlah pasien di rumah sakit berlurang drastis tidak tampak lagi antrian atau keterisian kamar rumah sakit yang merawat pasien dengan konfirmasi positif Covid-19.

Kasus Covid-19 di Kabupaten Blitar mulai menurun. Seiring dengan menurunnya kasus Bed Occupancy Rate (BOR) perlahan juga mulai turun. BOR di RSUD Ngudi Waluyo misalnya, dalam seminggu ini turun drastis di bawah 70 persen. Selain itu juga sudah tidak ada lagi antrian di IGD. Seperti yang terlihat beberapa waktu lalu.

Hal ini diungkapkan Direktur RSUD Ngudi Waluyo Endah Woro Utami. Dia mengatakan, data hingga 17 Agustus kemarin BOR di ruang isolasi rumah sakit plat merah itu 68,61 persen. Prosentase ini jauh di bawah BOR pada Juli lalu yang mencapai 80 sampai 90 persen.

“Saat ini sudah tidak ada antrian di  IGD Covid-19. Berbeda dengan bulan Juli sampai awal Agustus lalu dimana antrian di IGD mencapai puluhan pasien. Bahkan ada yang harus menunggu di mobil,” ujar Woro.

Sementara Sekretaris Dinas Kesehatan Cristine Indrawati mengatakan,  meski kasus turun pihaknya meminta agar masyarakat tidak lengah. Artinya, masyarakat harus tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari.

Selain itu, masyarakat juga diminta memiliki kesadaran diri masyarakat untuk melalukan test Covid-19. Sehingga penularan bisa diminimalisir.

“Kami berharap kerjasama dari seluruh elemen untuk bersama-sama menekan kasus. Dengan tetao menerapkan prokes dan segera melalukan test jika merasakan gejala sehingga penularan bisa diminimalisir,” pungkasnya.(hendi)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry