MEDSOS : Khoirul Anam (tengah) dilaporkan akun Pandan Wangi (istimewa/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Pasca dilaporkannya Sri Winarti pemilik akun Pandan Wangi, warga Gang Tengah Nomor 07 RT. 04 RW. 02 Kelurahan Bujel Kecamatan Mojoroto Kota Kediri mendatangi Polres Kediri Kota pada Selasa kemarin. Khoirul Anam selaku terlapor menyatakan siap menghadapi bahkan dirinya mendapatkan dukunga sejumlah tim lawyer. Bahwa bila ini terkait kalimat ‘lonthe’ (maaf, red) baginya, dirinya tidak mengetahui awalnya bahwa pemilik akun ini sebenarnya perempuan.

Bagaikan bola liar usai dilaporkan Khoirul Anam ke Polres Kediri Kota, sejumlah lawyer dikabarkan akan siap mendampingi Khoirul Anam atas kasus ini. Bahkan bila pihak penyidik akan menerbitkan surat berisi Laporan Polisi, pihaknya akan melaporkan balik pemilik akun tersebut. “Kita sebenarnya menginginkan masalah ini diselesaikan baik – baik melalui pengacaranya Andika. Saya sudah membuat pernyataan minta maaf setelah tahu dia perempuan. Kan selama ini aku sering diserang akun palsu, apalagi Stidak berteman dengan dia di facebook. Tiba – tiba ngomong dan menurutku kesannya menyakitkan,” jelasnya.

Khoirul Anam mengaku telah mengakui kekeliruan tersebut dan tidak menyangka jika kemudian dirinya dilaporkan. “Saya mengakui keliru ngomong, tapi itu memakai akun bukan nama sebenarnya. Suruh minta maaf ya sudah minta maaf. Kemudian setelah kejadiannya dia lapor ya terserah. Secara prinsip ingin baik – baik ya kita siap baik – baik. Kenapa saya ber-medsos, setiap orang pasti pernah mengalami hal yang sulit. Butuh saya dibaca orang namun saya tidak butuh komentar orang lain,” jelasnya.

Langkah selanjutnya bersama para aktifis dan tim lawyer, kini sedang menginventarisir para pemilik akun – akun abal yang selama ini sering berkomentar di akunnya. “Kami mulai inventarisir akun abal – abal yang sering menyerang saya. Sebenarnya saya malu menghadapi orang perempuan, kita sudah melalang melintas kok harus menghadapi dia. Saya kan tidak tahu itu laki – laki atau perempuan, makanya saya bilang lonthe. Tunggu satu atau dua hari ini apa saya ke polres atau ke polda. Ini merupakan ujian buat polresta, bila sampai polres menerima laporan tersebut, saya akan mencermatinya langkah selanjutnya,’ jelasnya. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry