SURABAYA | duta.co – Pasar otomotif di Jawa Timur sangatlah besar. Sehingga provinsi ini menjadi kota yang penting bagi industri otomotif tanah air.
Sekretaris 1 Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Edi Sumedi mengatakan Jawa Timur dalan beberapa tahun terakhir memberikan kontribusi yang cukup besar.
“Di Januari hingga Juli 2026 kontribusi sebesar 9,1 persen. Angka ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang hanya mencapai 8,8 persen. Alhamdulillah mulai ada perkembangan otomotif di Jawa Timur,” jelas Edi saat jumpa media di Surabaya, Rabu (19/8/2026).
Tidak hanya data Gaikindo, Badan Pusat Statistik (BPS) juga mengeluarkan data pada Februari 2025 lalu, di mana Jawa Timur menjadi daerah dengan mobil penumpang terbanyak yakni mencapai 6 juta unit kendaraan.

Karenanya tidak salah jika banyak pameran otomotif hadir di Kota Pahlawan ini. Salah satunya dan yang terbesar adalah Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS). Tahun ini GIIAS akan berlangsung di Grand City Convex pada 26 – 30 Agustus 2026.

“Sehingga hadirnya GIIAS Surabaya di tahun 2026 ini menjadi jawaban langsung untuk memenuhi kebutuhan pasar yang sangat besar,” ungkap Edi.

Gaikindo sendiri berharap kehadiran pameran ini bisa menambah dan memperbesar pasar otomotif di tanah air termasuk di Surabaya. Bahkan GIIAS sendiri tidak hanya digelar di Jakarta dan Surabaya tapi merambah kota lain seperti Bandung, Semarang, Makassar dan Bali.

Gaikindo memang dorong penjualan lebih masif. Karena penjualan otomotif sendiri mencapai puncaknya pada 2014 lalu yang menyentuh angka 1,4 juta unit

Namun tahun ke tahun, penjualan terus menurun. Bahkan di tiga tahun terakhir penjualan tidak pernah di atas 1 juta unit.

“Tahun lalu hanya 800 ribu unit. Dengan ajang GIIAS di banyak kota termasuk di Surabaya, kami target penjualan otomotif di Indonesia bisa menyentuh harga 850 ribu unit. Dan Alhamdulillah hingga Juli penjualan sudah mencapai 500 ribu unit,” tukasnya.

Edi menegaskan penjualan otomotif tanah air memang harus masif. Apalagi kapasitas produksi sangat besar yakni 2,6 juta unit per tahun. “Memang kami bisa ekspor,  dan tahun lalu jumlahnya 500 ribu unit. Namun kita terus dorong agar kapasitas yang besar itu bisa terserap khususnya di pasar lokal,” tuturnya.

Hadir Lebih Istimewa

Tahun ini, GIIAS Surabaya hadir lebih istimewa dengan menggunakan area pameran yang lebih besar dari penyelenggaraan-penyelenggaraan sebelumnya.

GIIAS kali ini ada  penambahan hall baru. GIIAS Surabaya akan menggunakan tambahan area kurang lebih 2.000 meter persegi, sehingga total luasan yang digunakan di tahun ini adalah mencapai 15.000 meter persegi.

Untuk  2026 ini, GIIAS Surabaya menghadirkan kurang lebih 37 merek kendaraan bermotor. Di antaranya adalah 26 kendaraan penumpang, 1 kendaraan komersial, dan 10 kendaraan roda dua, serta 25 merek dari industri pendukung otomotif.

“Ini yang menjadikan penyelenggaraan GIIAS Surabaya tahun ini menjadi penyelenggaraan dengan merek terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan di Surabaya,” ungkap Project Manager GIIAS The Series, Abiyoso Witono.

Selain itu, GIIAS Surabaya juga menghadirkan 14 merek baru, dan merek yang kembali berpartisipasi yang terdiri dari jenis kendaraan penumpang, kendaraan komersial, hingga kendaraan roda dua.

“Harapan kami dari Gaikindo, semoga penyelenggaraan GIIAS Surabaya 2026 menjadi wadah pertemuan pelaku otomotif dengan konsumen, sekaligus mendukung posisi Jawa Timur menjadi pusat pergerakan pertumbuhan ekonomi dan industri otomotif di masa depan,” katanya.

GIIAS Surabaya 2026 ini didukung sepenuhnya oleh Astra Financial, Astra Credit Company dan Toyota Astra Finance. lis

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry