Eko Adi Mulyono, Wakil Ketua Bidang Advokasi DPC Gerindra Ngawi menunjukan Surat Penguduran dirinya (mifta/duta.co)

NGAWI | duta.co – Partai Gerindra ditinggalkan para kadernya yang ingin berpindah ke parpol lain. Seperti yang dilakukan Eko Adi Mulyono, Wakil Ketua Bidang Advokasi DPC Gerindra Ngawi serta dua pengurus PAC Gerih mengajukan surat mundur diri beberapa hari lalu. Minggu, (17/7/2022)

“Kami mundur atas keinginan pribadi, karena merasa tak sejalan setelah 13 tahun bersama Gerindra, ternyata kami tak dianggap, terus terang kami kecewa dengan kepengurusan DPC Gerindra Ngawi saat ini,” ungkap Eko Adi Mulyono.

Kekecewaan Edi Mulyono itu sebagai dampak buntunya komunikasi yang juga dirasakan oleh anggota bahkan pengurus lain yang menempuh langkah penguduran diri. Termasuk pada tubuh organisasi sayap partai.

“Kami tidak saling mengajak tapi banyak yang sudah memberitahukan akan melakukan hal serupa seperti saya ini,” ujar Eko Adi Mulyono

Undur diri pengurus Gerindra di Ngawi, sebelumnya juga dilakukan mantan Ketua DPC Gerindra Ngawi, Aswan Hadi Nadjamuddin serta sekretaris kepengurusan Gerindra periode sebelumnya, Awan Sutiknar.

Nadjam terang-terangan mengaku telah berpindah ke parpol lain yang juga bergaris nasionalis. Sedangkan Awan Sutiknar memilih masuk PPP dn Eko Adi Mulyono ke Partai Demokrat.mif

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry