JOMBANG | duta.co — Panitia Lokal (Panlok) Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang membantah informasi dalam sebuah poster bertajuk “Hasil Rapat Koordinasi Hari Ini” yang beredar di media sosial.

Poster bertanggal Sabtu, 22 Agustus 2026 tersebut memuat sejumlah informasi teknis terkait pelayanan muktamirin. Di antaranya koordinasi penjemputan di Bandara Juanda, Stasiun Gubeng dan Stasiun Pasar Turi, daftar peserta, kendaraan Hiace, kantong parkir, tempat istirahat kru hingga kebutuhan katering.

Dalam poster itu juga disebutkan sejumlah kebutuhan masih berstatus “belum ada” dan “belum final”. Beredarnya poster tersebut kemudian menimbulkan kesan seolah-olah informasi itu merupakan hasil rapat resmi Panlok Muktamar NU ke-35 Jombang.

Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH. Abdurrazaq Sholeh, menegaskan bahwa poster tersebut bukan informasi resmi yang dikeluarkan Panlok. “Panlok sama sekali belum mempublikasikan tim yang akan menjemput muktamirin di bandara maupun di stasiun. Jadi, poster yang beredar itu bukan publikasi resmi Panlok,” tegas Gus Rozak. Senin (24/8).

Menurutnya, informasi mengenai teknis penjemputan muktamirin masih menjadi bagian dari koordinasi panitia. Karena melibatkan banyak personel dan armada, seluruh teknis pelayanan harus dipastikan terlebih dahulu agar pelaksanaannya tidak menimbulkan kebingungan di lapangan.

Gus Rozak juga meminta warga NU, masyarakat maupun pihak yang terlibat dalam pelayanan Muktamar agar tidak menjadikan poster tersebut sebagai acuan sebelum ada informasi resmi dari Panlok. “Kalau ada informasi resmi, tentu akan disampaikan melalui jalur Panlok. Jangan sampai informasi yang belum resmi justru membuat bingung teman-teman di lapangan,” ujarnya.

Penegasan tersebut sekaligus meluruskan informasi yang telanjur beredar di tengah masyarakat. Panlok memastikan bahwa hingga saat ini belum ada publikasi resmi mengenai personel yang ditugaskan untuk menjemput muktamirin di Bandara Juanda, Stasiun Gubeng maupun Stasiun Pasar Turi.

Warga NU serta masyarakat pun diimbau lebih berhati-hati menerima dan menyebarkan informasi terkait persiapan Muktamar NU ke-35. Setiap informasi yang mengatasnamakan panitia sebaiknya dikonfirmasi terlebih dahulu melalui kanal resmi Panlok. Muktamar ke-35 NU akan berlangsung di Kabupaten Jombang pada 27–31 Agustus 2026. Dengan semakin dekatnya pelaksanaan agenda akbar tersebut, ketepatan informasi menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. (din)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry