Bos Juragan 99 Group, Gilang Widya Pramana bersama Shandy Purnamasari saat hendak penyembelihan hewan kurban, Jumat (31/7/2020). DUTA/istimewa

MALANG | duta.co  –  Juragan 99 Group melaksanakan ritual tahunannya di setiap Idul Adha yakni penyembelihan hewan kurban.

Di tahun ini, perusahaan yang bergerak di bidang produk kecantikan dan skin care ini menyembelih sembilan sapi dan sembilan kambing.

Hewan kurban itu  didistribusikan ke empat kota yakni Bandung, Surabaya, Sidoarjo dan Malang.

Bos Juragan 99 Group, Gilang Widya Pramana mengatakan di tengah pandemi Covid-19, pihaknya semakin semangat untuk menyembelih hewan kurban. Semuanya demi membantu masyarakat tidak mampu terutama yang terdampak.

Hewan kurban dibagikan kepada masyarakat tidak mampu. DUTA/istimewa

“Alhamdulillah pada Idul Adha ini, Juragan 99 Group bisa menyembelih cukup banyak hewan kurban. Yang menarik 9 ekor sapi yang akan disembelih masing-masing memiliki bobot hampir 1,5 ton,” ujar Gilang di Garasi Juragan 99 Trans, Pakis, Kabupaten Malang, Jumat (31/7/2020).

 Menurut Gilang penyembelihan hewan kurban menjadi agenda rutin setiap tahun yang dilakukan Juragan 99 Group yang menaungi sejumlah unit bisnis.

Seperti MS Glow, Juragan 99 Trans, MS Glow For Men, Juragan 99 Cargo, PT. Kosmetika Global Indonesia, Sei Sapiku Malang, Juragan 99 XAR Drivting Academy dan lainnya.

“Sumber dan  untuk qurban ini dari anggaran untuk program Corporate Sosial Responsibiliti (CSR) Juragan 99 Group,” ungkap Gilang.

Dikatakan Gilang, pada dasarnya penyembelihan hewan kurban itu mengandung dua nilai yakni kesalehan individu dan kesalehan sosial.

Kesalehan individu berarti dengan berqurban, ia telah melaksanakan perintah Allah SWT sebagai perwujudan pendekatan diri kepadaNya.

Qurban dikatakan sebagai kesalehan sosial karena selain sebagai ritual keagamaan, juga mempunyai dimensi kemanusiaan. Bentuk solidaritas kemanusiaan ini termanifestasikan secara jelas dalam pembagian daging kurban.

Di sisi lain kata Gilang Idul Qurban ini bisa menjadi momentum kebangkitan ekonomi yang terhempas pandemi di era new normal ini.

Juga meningkakan kepedulian antar sesama melalui interaksi sosial yang terjalin, ini bisa menjadi ruh dan semangat baru dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Saat pandemi Covid 19 kami juga tidak  berhenti melakukan proyek sosial dengan menyalurkan miliaran rupiah untuk warga yang terdampak Covid-19 dan juga bantuan pemberian APD (alat pelindung diri) bagi tim medis rumah sakit,” jelas Gilang.

Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang digelar Juragan 99 Group ini tetap menerapkan protokol kesehatan.

Hal itu dilakukan karena Covid-19 masih menjadi momok menakutkan di masyarakat karena korban terus bermunculan.

“Tata cara penyembelihan hewan qurban akan berbeda dan mengikuti protab protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun (3M),” tuturnya.

Pendistribusian daging kurban juga dilakukan dari rumah ke rumah tidak boleh bergerombol. “Semua demi keamanan kita bersama,” tukas Gilang. end/ril

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry