KEDIRI|duta.co – Semoga kejadian ini menjadikan hikmah kepada para orang tua untuk selalu mengawasi buah hatinya dan menjamin keselamatan apalagi hingga terenggut nyawanya. Seperti kasus naas menimpa Putri Aprilia (8) warga RT 03 RW 17 Dusun Jeruk Desa Tarokan Kecamatan Tarokan.

Pada Sabtu (12/09) ditemukan tak bernyawa terapung di Sungai Dusun Sumberboto Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan. Ironisnya, musibah ini kali pertama diketahui Sulastri (37) ibu kandungnya. Disampaikan Kapolres Kediri AKBP Miko Indrayana melalui Kapolsek Tarokan Iptu Karyawan Hadi saat korban diajak oleh ibunya pergi ke sawah.

Selanjutnya, korban pamit untuk mandi di sungai, yang tidak jauh dari sawah ibunya. Setelah lama dinanti dan tidak kunjung kembali, kemudian sang ibu menyusul ke sungai. Alangkah terkejutnya Sulastri. Dia mendapati buah hatinya dalam keadaan tenggelam. Sang ibu lantas berusaha menolong dan dilarikan ke RSM Ahmad Dahlan Kota Kediri untuk mendapatkan pertolongan. Tetapi nyawa bocah kelas 1 SD itu tidak tertolong.

“Dari pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan luka – luka. Sementara menurut keterangan saksi bahwa korban meninggal dunia saat dirumah sakit Muhammadiyah Kediri,” ujar Kapolsek Tarokan, Iptu Karyawan Hadi. Masih kata Iptu Karyawan, dari hasil Olah TKP, ditemukan salah satu titik sungai yang lokasinya memang cukup dalam.

Korban diduga saat mandi kemudian terpeleset dan tenggelam di titik tersebut. Namun atas kejadian ini pihak keluarga menyatakan tidak akan melakukan upaya hukum apapun, dan menyadari kematian korban karena tenggelam sendiri. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry