Keterangan foto klikmx.com

RIAU      | duta.co – Bukan UAS (Ustaz Abdul Somad) kalau tidak jago bercanda. Di hadapan Menteri Agama Nasaruddin Umar dan ratusan jemaah Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti), Ustaz Abdul Somad (UAS) perkenalkan Gubernur Riau (Gubri), Abdul Wahid adalah orang Perti.

Hal itu disampaikan UAS saat memberikan tausiah kegiatan Seminar Internasional dan Muzakarah Pendidikan Perti serta pengukuhan pengurus Lembaga Penyelenggaraan Pendidikan Perti Nasional (LP3N), Rabu (23/4/2025) di Ballroom Dang Merdu Lantai 4 Bank Riau Kepri Syariah.

“Jamur bukan sembarangan jamur. Jamur jangan dicampur melati. Ini gubernur bukan sembarangan gubernur. Ini gubernur orang Perti,” ucap UAS memperkenalkan Gubri Abdul Wahid orang Perti lewat pantun.

Pantun tersebut langsung disambut tepuk tangan oleh ratusan jemaah Perti dan peserta seminar internasional yang hadir.

UAS mengatakan, jemaah Perti Riau harus bangga memiliki Gubernur Riau orang Perti. Karena kegiatan Perti mendapat support full dari Gubernur Riau.

“Gubernur merupakan alumni Pondok Pesantren Candung, murid dari Syekh Sulaiman Ar-Rasuli. Sehingga nanti jangan ada dusta di antara kita,” ungkap UAS.

Untuk diketahui, kegiatan seminar dan pengukuhan LP3N tersebut langsung dihadiri Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar dan Ketua LP3N Pusat.

UAS memang resmi dilantik sebagai Direktur Lembaga Penyelenggaraan Pendidikan Perti Nasional (LP3N), dalam sebuah prosesi khidmat di Menara Dang Merdu BRK Syariah, Pekanbaru.

Pelantikan ini dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti), Buya Syarfi Hutauruk, di hadapan Menteri Agama RI Prof Nasaruddin Umar dan Gubernur Riau Abdul Wahid yang menghadiri prosesi pelantikan tersebut.

Momen pelantikan terasa begitu emosional bagi Buya Syarfi, yang mengaku terharu melantik UAS sebagai tokoh besar yang kini mengabdikan diri untuk kemajuan pendidikan Islam.

“Lutut saya gemetar saat melantik. Karena yang saya lantik adalah ulama besar. Kami bersyukur UAS mewakafkan waktunya demi kejayaan pendidikan Perti,” ujar Buya Syarfi dengan suara bergetar.

Ia menambahkan, kehadiran UAS adalah anugerah besar yang diyakini mampu membawa LP3N melahirkan generasi pendidik yang alim sekaligus melek teknologi.

Acara pelantikan kemudian dilanjutkan dengan khutbah iftitah oleh UAS. Dalam pesannya, UAS menekankan pentingnya pendidikan Islam yang tidak ketinggalan zaman, tapi tetap berpijak pada nilai-nilai keilmuan klasik.

“Pendidikan Islam harus adaptif, mampu menjawab tantangan era digital tanpa kehilangan akar keilmuannya,” tegas UAS.

Gubernur Riau Abdul Wahid dalam sambutannya menyatakan komitmen kuat Pemprov Riau dalam mendukung lembaga-lembaga pendidikan Islam yang berkualitas. Menurutnya, kehadiran UAS dan pelantikan LP3N menjadi momentum besar untuk memperkuat fondasi pendidikan Islami di tanah Melayu.

Rangkaian acara kian semarak dengan digelarnya Muzakarah dan Seminar Internasional yang menghadirkan akademisi dari dalam dan luar negeri. Di tengah kegiatan, suasana semakin hidup saat UAS memperkenalkan Gubernur Riau Abdul Wahid sebagai “orang Perti” dengan gaya khasnya yang jenaka namun penuh makna.

Dengan kepemimpinan UAS di LP3N, diharapkan semangat pendidikan Islam di Indonesia, khususnya dalam lingkungan Perti, akan semakin mengakar kuat sekaligus berkembang dinamis di tengah arus globalisasi. (sumber klikmx.com dan cakaplah.com)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry