Dari kiri Susilo Bambang Yudhoyono, Hasto dan Pakde Karwo. (FT/SUUD)

SURABAYA | duta.co – Sekretaris jenderal Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto optimis pasangan Capres-Cawapres nomor  urut 01 bakal memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) di Jawa Timur dengan telak.

Pasalnya, semakin banyak orang-orang yang dulunya tidak mendukung sekarang berbalik arah mendukung.

Bahkan setelah Khofifah Indar Parawansa dilantik menjadi Gubernur Jatim pada pertengahan Februari, tentu saja hal ini akan menambah energi positif bagi kemenangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin di Jatim, karena Khofifah selama ini angat rajin menggalang dukungan bagi pasangan 01 sehingga ini akan menambah kekuatan kita bersama.

Yang menarik, kata Hasto, Pakde Karwo dan Gus Ipul juga akan all out mendukung pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin setelah mereka berdua tak lagi menjabat sebagai Gubernur dan Wagub Jatim pada 12 Februari 2019.

“Kami berharap Khofifah dan Gus Ipul bisa berbagi peran untuk memperkuat dukungan dari warga nahdliyin, sebab keduanya merupakan kader NU,” harapnya di sela kegatan Safari Kebangsaan VI di kantor TKD Jatim, Jumat (25/1/2019)

Beberapa waktu lalu, kata Hasto, Gus Ipul datang di acara ulang tahun Ibu Megawati Soekarno Puteri dan dirinya juga ketemu beliau serta biasa berdialog cukup lama dengan ketua PBNU ini.

“Gus Ipul itu lama bersama dengan Ibu Megawati sehingga kita tahu hatinya kemana. Beliau juga lama bersama almarhum Gus Dur sehingga kita tahu hati Gus Ipul ke mana, karena sama dengan Ibu Mega juga sangat dekat termasuk dengan kami juga sangat dekat,” beber Sekjen DPP PDI Perjuangan ini.

Di sisi lain, lanjut Hasto, Pakde Karwo sudah menyatakan dukungan kepada pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin namun pihaknya berharap Pacitan kali ini bisa dimenangkan pasangan 01. Sebab, Pacitan pada 5 tahun pasangan Jokowi-Jusuf Kalla kalah karena DPT nya khan bertambah otomatis.

Di sini Pakde Karwo bakal ‘bertabrakan’ dengan Ketua Umum Partai Demokrat (PD), Susilo Bambang Yudhoyono. Karena di Pacitan SBY juga akan all out memenangkan Prabowo-Sandi.

Strategi Khusus Madura

“Tapi kemarin juga sudah berkurang 5 kursi. Kami memahami bagaimana masyarakat Pacitan itu juga melihat pemimpin yang baik itu seperti apa. Apalagi masyarakat sana suka melihat wayang jadi tentu bisa melihat dan membedakan mana yang baik dan buruk, mana yang difitnah dan mana yang menfitnah,” dalih Hasto.

“Kerja nyata Pak Jokowi pasti dirasakan masyarakat Jatim termasuk Pacitan sehingga mereka akan memberikan dukungan. Tapi untuk itu kami tetap akan bekerja keras dan turun ke bawah karena kepemimpinan Jokowi-Kiai Ma’ruf Amin adalah selalu berada di tengah-tengah rakyat, itu yang kami lakukan,” tambah Hasto Kristiyanto.

Khusus menyangkut Madura, kata Hasto pihaknya juga menyiapkan strategi khusus. Namun berdasarkan laporan yang diterima, orang-orang yang suka menggunakan isu agama di Madura khususnya sekarang ini sudah berbalik arah mendukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

“Kami terima laporan dari teman-teman PPP dan PKB, di Madura sudah terjadi perubahan karena wudhu saja tidak bisa, ke makam tidak tahu tata krama dan tradisi ziarah kubur bahkan kuburan dilangkahi sehingga mereka berbalik arah,” kelakar Hasto yang juga dikenal sebagai tokoh beragama Katolik ini.

Apalagi, tambah suami Dra. Maria Stefani Ekowati ini, saat teman-teman dari Aceh merespon bahwa pemimpin Indonesia itu harus bisa baca Al Quran, buru-buru balik arah. “Jadi itu artinya mereka sudah termakan oleh isu yang dibuat sendiri,” tambahnya.  (ud)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.