SURABAYA|duta.co – Sandiaga Salahuddin Uno menggunakan jaket Nusantara Ojek (NUJEK). Sebuah aplikasi ojek online yang dibesut 4 santri Sidogiri, masing-masing Moch Ghozali (Chief Executive Officier – CEO), Imam Syafii (Chief Operation Officier-COO), Umayya (Chief Technology Officier-CTO), dan Lukman Khakim sebagai Chief Finance Officier (CFO).

“Pak Sandi bangga menyaksikan karya anak-anak NU di bidang tranportasi (aplikasi) ojek online. Beliau berkenan menggunakan jaket NUJEK dan berharap Koperasi Syariah Adil Makmur atau Kopsyam, ikut peduli dan menyukseskan karya nahdliyin ini,” demikian disampaikan H Abdul Rozaq, pengurus Kopsyam kepada duta.co, Senin (16/9/2019).

Seperti diberitakan, Sandi Minggu (15/9) hadir di Sidoarjo dalam rangka meresmikan Koperasi Syariah Adil Makmur. Saat itu, Sandi berpesan agar koperasi jangan hanya tinggal papan nama saja. “Harus bangkit. Jangan sampai tinggal papan namanya saja,” demikian disampaikan saat meresmikan Koperasi Syariah Adil Makmur Kopsyam di Perum Graha Angrek Mas Sidoarjo.

“Alhamdulillah hari ini kami meresmikan koperasi syariah Adil Makmur di Sidoarjo,” tegasnya kepada wartawan.

Menurut Sandi, koperasi ini akan bergerak di bidang usaha perdagangan terutama barang kebutuhan pokok. Koperasi ini akan dibangun jejaring awalnya para pengusaha-pengusaha di Jawa Timur. “Mungkin nanti akan menyentuh kepada pesantren-pesantren di luar Jawa Timur dan seluruh Indonesia untuk membangun kekuatan ekonomi kerakyatan,” tambahnya.

Diakui, meski saat itu ekonomi melambat tapi kebutuhan pokok ini masih diperlukan oleh masyarakat. Mudah-mudahan koperasi ini akan bergerak terus mencetak lapangan kerja dan peluang usaha dan menggeliatkan perekonomian kerakyatan.

“Kami mengharapkan harus ada kepelatihan SDM, kalau tidak ada kepelatihan koperasi tersebut tidak bisa dikembangkan. Dan kami berharap koperasi ini tidak hanya tinggal papan nama saja harus dilengkapi dengan SDM-nya,” terang Bang Sandi sebagaimana dikutip detik.com.

Dia menjelaskan, koperasi ini dari dan untuk rakyat apalagi bergerak di bidang syariah. Ini merupakan ekonomi berbagi, ekonomi yang sangat fokus untuk memastikan bahwa ekonomi itu harus adil untuk kemakmuran bangsa. “Yang jelas ekonomi itu harus adil dan untuk kemakmuran bangsa,” jelasnya.

NUJEK Kian Mantap

Aplikasi ojek online ini, kian memasyarakat. Pelanggan NUJEK, merasa lebih nyaman dibandingkan menggunakan aplikasi ojek online lainnya, di samping tidak perlu menggunakan fitur berlangganan.

Keunggulan NUJEK, customer merasa nyaman, aman dan puas dengan seorang driver NUJEK, customer bisa memilih berlangganan dengan driver pilihan tersebut. Customer juga bisa memilih jenis kelamin driver NUJEK. Ini untuk menyiasati customer yang terkadang merasa rikuh dan malu bila mendapat pelayanan driver ojek daring yang berbeda jenis kelaminnya.

Customer juga bisa memilih menggunakan jasa driver yang posisinya paling dekat. Dan lagi, customer bisa gunakan jasa driver NUJEK langsung yang kebetulan melintas di hadapanya. (mky)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry