Perwakilan Paiton Energy-POMI saat penyerahan bantuan tanggap darurat banjir di Kabupaten Situbondo

PROBOLINGGO | duta.co – Komitmen terhadap kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh PT Paiton Energy bersama PT Paiton Operation & Maintenance Indonesia (POMI) melalui penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Bantuan tersebut difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga selama masa pemulihan pascabencana.

Penyaluran bantuan terbaru di Kabupaten Situbondo dilakukan pada 6 Maret 2026 di Desa Kalianget dan Kecamatan Banyuglugur. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan pemerintah setempat serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran.

Bantuan yang diberikan berupa paket sembako berisi beras, telur, minyak goreng, mie instan, dan tepung. Selain itu, perusahaan juga menyalurkan 130 paket perlengkapan sekolah yang terdiri dari tas, buku tulis, pulpen, pensil, dan kaos kaki bagi siswa terdampak banjir.

Head of External Relations PT Paiton Energy, Bambang Jiwantoro, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk selalu hadir membantu masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasional saat terjadi bencana.

“Melalui bantuan ini kami berharap dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari serta mendukung anak-anak agar tetap dapat melanjutkan kegiatan belajar mereka,” kata Bambang Jiwantoro.

Hal senada disampaikan Human Capital Facilities and Community Manager PT POMI, Rochman Hidayat, yang menyebut dukungan kepada masyarakat terdampak bencana merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat untuk segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari. Perusahaan akan terus berupaya memberikan dukungan yang dibutuhkan masyarakat di sekitar wilayah operasional,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Kepala Sekolah SDN 1 Kalianget, Priyanto, yang menyebut bantuan perlengkapan sekolah sangat bermanfaat bagi siswa pascabencana.

“Bantuan ini sangat membantu kami, terutama untuk anak-anak agar tetap bisa sekolah dengan perlengkapan yang layak setelah banjir kemarin,” katanya.

Sebelumnya, pada 22 Januari 2026, Paiton Energy–POMI juga telah menyalurkan bantuan serupa di Situbondo. Secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan pada Januari dan Maret tersebut telah menjangkau sekitar 7.435 jiwa.

Selain di Situbondo, bantuan juga disalurkan di Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo pada 22 Februari 2026 melalui pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo. Sebanyak 320 kepala keluarga menerima paket sembako untuk membantu kebutuhan sehari-hari.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, R. Oemar Sjarief, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan perusahaan.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini karena sangat membantu masyarakat yang terdampak banjir. Bantuan sembako ini sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa pemulihan pascabencana banjir,” ujarnya.

Diketahui, banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Probolinggo dan Situbondo dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan luapan sungai hingga merendam permukiman warga.

Program bantuan ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dijalankan perusahaan melalui program Paiton bErsiNERGY. Dalam pelaksanaannya, perusahaan menerapkan konsep pentahelix yang melibatkan pemerintah, masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan media untuk menciptakan kolaborasi yang berkelanjutan.

Melalui langkah tersebut, Paiton Energy–POMI berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi dan memulihkan dampak bencana alam. hul