Pabrik plastik (pallet) yang ludes dilalap si jago merah. (FT/LOETFI)

SIDOARJO | duta.co – Pabrik produksi palet PT. Group Cemerlang Plastindo milik H. Khoiri di kawasan Desa Randegan, RT. 06 RW. 02 Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, ludes terbakar dilalap si jago merah, Rabu, (24/11/21). Diduga, kebakaran itu disebabkan percikan pengelasan di bagian atap bangunan hingga mengenai palet plastik.

Besarnya api menyebabkan sebanyak 8-10 unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK) dikerahkan untuk memadamkan api di lokasi kejadian. PMK itu dari pos PMK Porong, Candi, Buduran dan Pos PMK Krian.

Warga yang mengetahui ada kebakaran sempat dibuat panik terlebih yang rumahnya dibelakang pabrik persis. Salah satunya Anggi, warga RT. 6 RW. 2. Setelah tahu ada kebakaran, ia langsung menghubungi ibunya. Dirinya mengatakan, ada suara ledakan dari dalam rumah. Dia segera mengeluarkan barang-barang dari dalam rumahnya yang tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Kapolsek Tanggulangin, AKP. Masyhur Ade, mengatakan, menurut keterangan saksi Syaiful (46) Security warga Gedang RT. 04 RW. 02 Kec. Porong, Kab. Sidoarjo, dan Agus Priyono (31) pekerjaan Karyawan Pabrik, sekitar pukul 10.30 WIB terjadi kebakaran di Pabrik Pallet PT. Grup Cemerlang Plastindo. Awal mulai kejadian pada hari, tanggal, waktu diatas, ada tukang las listrik yang sedang memperbaiki atap pabrik, kemudian pada saat pengelasan ada percikan api yang mengenai bahan kimia untuk pembuatan pallet plastik.

“Percikan api mengakibatkan kebakaran, kemudian karyawan Pabrik berusaha untuk memadamkan api menggunakan apar namun tidak sanggup, sehingga api membesar dan merambat semakin besar mengenai Pabrik rokok, dan 4 rumah warga, sehingga didatangkan PMK 8 unit (2 unit Pmk porong, 2 unit Pmk candi, 2 unit Pmk Buduran, 2 Unit Pmk Krian),” ujar Masyhur.

Sementara, saat ini api sudah padam dan tetap dilakukan pembasahan. Korban jiwa dari kejadian tersebut nihil, namun kerugian materiil belum bisa dipastikan, masih dilakukan perhitungan.

Pantauan duta di lokasi kejadian, hingga pukul 19.00, petugas pemadam terus masih melakukan pembasahan agar api tidak merembet ke rumah warga disekitarnya. Sebab, di samping gudang itu padat pemukiman penduduk.

Salah satu petugas Damkar saat dikonfirmasi mengatakan sempat menjebol tembok dan pintu kecil di pabrik sebelah selatan pabrik untuk memadamkan api. “Api memang sangat besar mas, sampai saat ini masih pembasahan mas. kurang lebih 70 personil,” ujar Ahmad S. (loe)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry