Foto bersama panitia dengan peserta khitanan massal. DUTA/ist

SURABAYA | duta.co – Organisasi Intra Sekolah (OSIS) SMAN 5 Surabaya (Smala) menggelar khitanan massal, Sabtu (6/8/2022).

Dalam kegiatan ini, OSIS Smala bekerjasama dengan Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Surabaya dan Tim Medis Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (LKMI) Cabang Surabaya.

khitanan massal yang berjudul Senangnya Ummat Berkhitan (Senyuman) itu digelar untuk anak-anak yang berada di sekitar lingkungan SMAN 5 Surabaya.

Ketua Pembina Senyuman, Khurun’in mengatakan acara seperti itu rutin digelar setiap tahun. Namun selama dua tahun vakum karena pandemi Covid-19.

“Ini untuk mengasah jiwa sosial anak-anak didik kami. Serta para alumni Smala yang sudah menjadi dokter ingin mengabdikan diri pada masyarakat. Jadinya mereka berkolaborasi menggelar acara Senyuman ini,” ujar Khurun’in.

Bakti sosial ini bukan sekadar kegiatan sosial tahunan. Namun beberapa pihak berharap bisa jadi perekat hubungan alumni Smala dengan almamaternya.

Hal itu diungkapkan Ketua OSIS Smala, Ihsan Dianta. Ihsan berharap dengan kegiatan ini alumni Smala yang banyak menjadi anggota MD KAHMI dan LKMI Surabaya bisa semakin menyatu. “Kami berharap dengan kegiatan ini semakin mempererat solidaritas antar angkatan,” tandasnya.

Ketua Panitia, Khosi Fatah juga berharap acara seperti ini bisa mempererat para alumni agar terus bisa berkolaborasi untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi sesama. “Semoga kita semua semakin cinta alumni,” ungkapnya.

Sementara itu Koordinator Bidang Kesehatan MD KAHMI Surabaya, Faisal Yusuf, mengatakan acara kali ini merupakkan bentuk kolaborasi kegiatan MD KAHMI Surabaya sebagai bentuk sumbangsih secara konkrit untuk membantu pemerintah dalam mensosialisasikan dan mewujudkan program pelayanan kesehatan.

“Saya yakin Surabaya bisa menjadi SMART CITY dengan semua penduduk yang peduli dengan hidup bersih dan sehat, karena Surabaya punya resources, energy, dan sumber daya manusia yang unggul,” ungkapnya.

Khitanan massal ini diikuti 50 anak yang tinggal di sekitar Smala Surabaya. ril/end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry