TUMBUH KEMBANG : Para pakar berkumpul untuk berbagi ilmu untuk membantu orang tua dalam memenuhi kebutuhan gizi dan mengembangkan kematangan emosi anak di Surabaya, Rabu (18/9). DUTA/endang

SURABAYA | duta.co – Jangan anggap remeh usus terutama pada anal-anak. Usus adalah sumber dari segala penyakit yang ada.

Karena masalah usus berhubungan dengan masalah pencernaan yang ada kaitannya dengan makanan.

Makanan jika tidak bisa dicerna dengan baik, maka akan berpengaruh pada tumbuh kembang. Jika tumbuh kembang anak bermasalah, yang terjadi anak akan kehilangan masa depannya.

Karena itu, masalah usus harus diperhatikan orang tua di saat anak-anaknya masih kecil. Dokter Spesialis Anak Dr. dr. Ariani Dewi Widodo, SpA(K) masalah pencernaan yang diderita anak-anak itu karena berbagai faktor.

Bisa jadi karena sejak lahir sudah mengalami kelainan. Ditambah, saat sudah lahir kurang asupan nutrisi yang dibutuhkan.

“Karena, untuk tumbuh kembang anak itu, 1000 hari pertama sejak masa di dalam kandungan hingga anak usia dua tahun. Itu sangat penting,” ujar dr Ariani saat workshop Grow Happy Parenting di Surabaya, Rabu (18/9).

Dikatakan dr Ariani, jika pencernaan sudah terjadi masalah terutama karena kondisi belum matang, maka yang akan terjadi anak akan mudah sakit. Karena kuman-kuman dengan mudahnya masuk ke dalam usus karena sel-sel dalam usus yang merenggang.

“Anak mudah sakit, mudah terkena infeksi. Itu dampaknya. Akibatnya apa, ya produktivitas anak jadi terganggu. Daya pikir terganggu, sekolah terganggu dan masa depan mereka juga akan terganggu,” tukasnya.

Karena itu, usus yang baik, akan menjaga anak-anak untuk tumbuh dengan sehat. Salah satu untuk menjaga usus tetap baik adalah dengan mengonsumsi probiotik dalam jumlah yang cukup. Agar imunitas anak-anak bisa terjaga.

“Probiotik ini banyak terkandung di makanan dan minuman tertentu. Jadi, ibu-ibu harus paham makanan dan minuman yang mengandung probiotik itu,” tukasnya.

Workshop Grow Happy Parenting yang digelar Nestlé Lactogrow ini memang untuk mengedukasi orang tua agar bisa memenuhi kebutuhan gizi dan mengembangkan kematangan emosi anak.

Brand Executive Nestlé Lactogrow, Pramudita Sarastri mengatakan acara tahun kedua ini digelar agar sama-sama memahami pentingnya kebahagiaan keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak.

“Tahun ini kami mengajak orang tua untuk mendukung anak tumbuh bahagia dengan menggelar rangkaian workshop di delapan kota di Indonesia. Tema ini dipilih karena kami percaya, agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, orang tua perlu memenuhi kebutuhan gizi dan membantu mengembangkan kematangan emosi anak,” jelasnya. end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry