RCKT : Sepasang bukan suami istri, BKS dan DN diamankan di Mako Satpol PP (Nanang Priyo)

KEDIRI | duta.co – Dugaan melakukan tindakan mesum menjadi target operasi digelar jajaran Satpol PP Kota Kediri pada Kamis (23/5/2019) malam kemarin. Namun kali ini, dari sejumlah kamar kost yang dirazia, petugas mengamankan sepasang orang yang bukan suami istri.

“Setelah dimintai keterangan, perempuan tersebut merupakan calon kakak ipar yang laki-laki, rencananya akan dilamar selesai lebaran,” jelas Kabid Trantibum Satpol PP, Nur Khamid di ruang kerjanya.

Dalam rangka giat Razia Cipta Kondisi Ramadan, terdapat tujuh sasaran rumah kost dijadikan target pemeriksaan, setelah sebelumnya masuk aduan masyarakat. Sasaran pertama rumah kost milik Catur Wulandari di Jl. Kapten Tendean Kelurahan Blabak Kecamatan Pesantren berjumlah 17 kamar.

“Dari lokasi ini, pemilik tidak ada ditempat akhirnya tidak diketahui terkait perijinannya,” jelas Nur Khamid.

Kemudian di rumah kost Graha Indah di Jl.  Tembus Karanganyar Kelurahan Singonegaran, dari 12 kamar, diamankan satu pasang bukan suami istri dalam keadaan pintu kamar tertutup.

Berlanjut razia ditempat ketiga pada jalan yang sama. Tidak ditemukan tindak asusila maupun pelenggaran identitas, namun pemilik tidak ada di tempat untuk diperiksa perijinannya.

Sasaran keempat rumah kost milik Lasmiadi di Jl. Dewi Sartika Lingkungan Grogol Kelurahan Singonegaran. Dari 5 kamar, diamankan satu pasang bukan suami istri. Kemudian pada sasaran kelima pada jalan yang sama, tidak ditemukan pelanggaran namun terkait ijin diragukan.

Sasaran keenam, pada jalan yang sama, rumah kost milik Erni, dari sepuluh kamar, diamankan satu pasang bukan suami istri, kemudian satu perempuan dan satu laki-laki tidak mampu menunjukkan identitas.

Razia terakhir di Jl. Tembus Kaliombo, di rumah kost milik Minten, tidak ditemukan pelanggaran meski perijinan usaha masih diragukan.

Hasil terjaring ini kemudian dilakukan pembinaan, termasuk BKS (23) warga Desa Padangan Kecamatan Kayen Kidul Kabupaten Kediri dan DN (31) janda dua anak, warga Jl. Masjid Al Huda Kota Kediri.

“Rencana setelah lebaran ini akan lamaran dengan kakak kandung saya. Sambil nunggu, saya disuruh jaga sementara kakak kerja di Kalimantan,” ucap BKS yang telah berteman lama dengan DN karena pernah satu kantor di lembaga pembiayaan.

Keduanya mengaku tertidur, saat petugas mengetuk pintu kamar kost yang disewa oleh BKS. Kenapa bisa sering tidur berdua, BKS pun kembali berdalih bila disuruh untuk menjaga. Hal ini juga dibenarkan DN, bahwa dirinya berstatus janda dan akan segera lamaran dengan kakak kandung BKS. (nng)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.