PROBOLINGGO | duta.co – Yayasan Paramitra bersama Komatda dan lembaga lain siap bersinergi untuk mengkoordinir operasi katarak terhadap 10.000 warga Kabupaten Probolinggo.

Direktur Paramitra, Asih Sugiantini, menegaskan kegiatan tersebut bisa berhasil dengan kolaborasi dan kemauan besar untuk kemanusiaan.

Menurutnya, Pemda perlu terlibat dan men-support penuh untuk keberhasilan kegiatan ini.

“Ketika ada masyarakat yang tidak memiliki BPJS untuk melakukan operasi katarak, maka Pemda sudah punya pengalaman untuk memobilisasi sumber daya, seperti OPD, CSR perusahaan untuk baksos. Jadi pemda punya peran signifikan,” kata Asih saat ditemui di Gending, Kabupaten Probolinggo, Rabu (9/6).

Ketua Komatda (Komite Mata Daerah)  Kabupaten Probolinggo, dr Mirrah Samiyah, menjelaskan, sebanyak sepuluh ribu orang lebih menderita penyakit katarak sedang menunggu  antrian untuk dioperasi.

“Mereka akan dibagi ke 4 rumah sakit di Kabupaten Probolinggo ini yang memiliki dokter mata untuk dioperasi,” kata Mirrah yang akrab disapa dr Mia.

Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, Mia menekankan, perlu kerjasama dari pihak-pihak terkait, seperti Komatda, Paramitra, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo maupun pihak terkait lainnya. hul

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry