INVESTASI : Acara media update digelar OJK Kediri di Brontos Café (duta.co/Nanang Priyo)

KEDIRI | duta.co -Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri  minta masyarakat waspada investasi ongkang-ongkang alias  investasi bodong. Untuk itu, OJK  meminta bantuan kawan media untuk bekerjasama memberikan informasi dan melayani kepentingan masyarakat dalam hal ini nasabah.

Selain fokus dalam Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), dirinya melalui Satgas Waspada Investasi akan mengawasi bentuk penipuan invetasi yang kini marak.

“Jangan sampai kita sudah serahkan uang, kemudian orang lain tinggal duduk ongkang-ongkang menikmati jerih payah. Kemudian usaha kita jatuh bangkrut, sementara lembaga investasi tidak bertanggung jawab,” jelas Kepala OJK Kediri  kelahiran Nganjuk dalam media update.

Bambang bercerita sebelum dirinya masuk OJK Kediri, sebelum nya di OJK Denpasar sempat menyelesaikan permasalahan investasi, terjadi penghimpunan dana  milyaran rupiah  dilakukan salah satu koperasi terhadap nasabahnya.

“Awal bulan pertama hingga keenam pembayaran bunganya lancar, kemudian setelahnya macet. Menjadikan kami kasihan, ternyata uang yang diinvetasikan tersebut meminjam dari salah satu BPR dengan jaminan. Akhirnya nasabah ini mengadu ke BPR atas permasalahan ini dan akhirnya kami turun menyelesaikan masalah ini,” jelas Kepala OJK Kediri.

Besar harapan, bila di tengah masyarakat terdapat potensi kerugian masyarakat, keberadaan media diharapkan mampu memberikan sumbangsihnya dengan melaporkan permasalahan ini.

“Mohon kami dibantu informasi dan bila ada kejadian silahkan konfirmasikan kepada kami. Seperti yang kami lakukan dengan kawan-kawan media di Denpasar,” terangnya. Hadir dalam acara ini, wartawan dari media radio, cetak, online dan televise. (nng)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.