
SURABAYA | duta.co — Nobi Project menggelar pelatihan eksklusif bagi lebih dari 100 brand beauty yang menjadi top seller di TikTok, beberapa waktu lalu.
Ini sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan dan daya saing brand kecantikan lokal, khususnya di Jawa Timur.
Bertempat di Voza Tower, Surabaya, kegiatan ini mempertemukan lebih dari 100 brand beauty dengan sejumlah perwakilan TikTok dari kategori Shop dan Ads, termasuk AM Lead TikTok yang datang langsung dari Singapura.
Kolaborasi ini menghadirkan materi dan insight terbaru mengenai optimalisasi ekosistem TikTok secara menyeluruh, mulai dari TikTok Shop, Live, Video, Affiliate, hingga advertising, yang disampaikan langsung oleh tim TikTok.
Pada sesi pertama, AM Shop kategori Beauty TikTok membagikan strategi terbaru dalam mengoptimalkan ekosistem commerce TikTok melalui kombinasi live streaming, video content, dan affiliate marketing.
Sementara itu, AM Ads TikTok membahas strategi optimalisasi GMV Max, termasuk pendekatan terbaru dalam memaksimalkan performa iklan untuk mendorong pertumbuhan penjualan.
Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai salah satu fitur terbaru TikTok Ads, yaitu TikTok MarketScope, yang dapat membantu brand memahami market dan peluang pertumbuhan secara lebih mendalam.
Acara kemudian ditutup dengan sesi winning case study yang dibawakan langsung oleh Founder & CEO Nobi Project, Muhammad Dadang Kurnia.
Dalam sesi tersebut, Dadang membagikan bagaimana sebuah brand yang ditangani oleh Nobi berhasil mencapai posisi Top 1 produk terjual di kategori Beauty TikTok, meskipun produk tersebut baru diluncurkan sekitar empat bulan sebelumnya.
“Kami ingin brand beauty lokal tidak hanya bergantung pada satu channel atau satu strategi. Pertumbuhan di TikTok membutuhkan pendekatan yang terintegrasi antara Shop, content, live, affiliate, dan Ads. Karena itu, kami membawa langsung ecosystem knowledge dari TikTok kepada brand owner agar mereka bisa mengambil keputusan berdasarkan data dan perkembangan terbaru platform,” ujar Muhammad Dadang Kurnia, Founder & CEO Nobi Project dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/9/2026).
Menurut Nobi, Jawa Timur memiliki potensi besar dalam industri beauty Indonesia. Sejumlah brand kecantikan yang berkembang secara nasional berasal dari wilayah tersebut, sehingga penguatan kapabilitas digital dan commerce menjadi penting agar semakin banyak brand lokal mampu melakukan scale-up.
Melalui kegiatan ini, Nobi Project ingin membangun ekosistem yang mempertemukan brand, platform, dan strategic partner dalam satu forum sehingga knowledge mengenai perkembangan TikTok dapat diterjemahkan menjadi strategi pertumbuhan yang lebih konkret bagi brand.
Kegiatan tersebut merupakan inisiatif Nobi Project yang berkolaborasi langsung dengan tim TikTok Shop, TikTok Ads, serta AM Lead TikTok dari Singapura.
Ke depan, Nobi Project melihat kolaborasi semacam ini sebagai bagian dari komitmennya untuk membantu local beauty brands meningkatkan kapabilitas commerce mereka, tidak hanya di tingkat Jawa Timur tetapi juga untuk berkembang ke pasar nasional dan internasional. lis




































