SURABAYA | duta.co – Pagi di pesisir Tuban selalu dimulai dengan harapan. Perahu-perahu kecil kembali dari laut, membawa hasil tangkapan yang tak selalu pasti. Bagi para nelayan, setiap hari adalah perjuangan antara cuaca, harga pasar, dan keterbatasan yang kerap membatasi langkah mereka.

Di tengah realitas itu, secercah harapan kini hadir melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Paguyuban Ketua Nelayan Kabupaten Tuban menyatakan dukungan penuh terhadap program yang digagas Prabowo Subianto tersebut, sebagai upaya nyata mendorong perubahan di kawasan pesisir.

Ketua paguyuban nelayan, Ahmad, menuturkan bahwa selama ini nelayan dihadapkan pada berbagai persoalan klasik. Mulai dari sulitnya akses permodalan, harga ikan yang tidak stabil, hingga minimnya fasilitas pendukung yang memadai. Kondisi ini membuat kesejahteraan nelayan berjalan di tempat.

“Program Kampung Nelayan Merah Putih ini memberi harapan baru bagi kami. Tidak hanya soal infrastruktur, tapi juga bagaimana nelayan bisa lebih berdaya secara ekonomi,” ujarnya Kamis,(30/4/2026).

Bagi nelayan Tuban, program ini bukan sekadar proyek pembangunan. Lebih dari itu, KNMP dipandang sebagai pintu menuju kehidupan yang lebih layak. Dengan penguatan sektor perikanan, perbaikan fasilitas pesisir, hingga pemberdayaan masyarakat, nelayan berharap hasil laut tak lagi hanya dijual mentah, tetapi bisa diolah menjadi produk bernilai tambah.

Di sela aktivitasnya, beberapa nelayan membayangkan perubahan yang mungkin terjadi. Kampung mereka bisa berkembang menjadi sentra UMKM berbasis hasil laut, bahkan menjadi destinasi wisata yang memperkenalkan kehidupan pesisir kepada masyarakat luas. Peluang kerja baru pun diyakini akan terbuka, terutama bagi generasi muda yang selama ini mulai meninggalkan profesi nelayan.

Paguyuban juga menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar menjadi penonton. Mereka siap terlibat aktif, berkolaborasi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, hingga pihak swasta agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Sinergi menjadi kunci. Kami ingin program ini berjalan tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan nelayan,” tambah Ahmad.

Di tengah keterbatasan yang selama ini dihadapi, harapan itu kini perlahan tumbuh. Bagi nelayan Tuban, Kampung Nelayan Merah Putih bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi tentang masa depan tentang bagaimana laut tetap menjadi sumber kehidupan yang layak dan berkelanjutan bagi mereka dan generasi berikutnya.(gal)